30 C
Denpasar
06/05/2021, 6:32 PM
BaliJembranaAngin Kencang Syahbandar Tutup Sementara

Angin Kencang Syahbandar Tutup Sementara

balipuspanews google news

Negara, balipuspanews.com – Angin kencang yang terjadi di Selat Bali membuat Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) atau syahbandar melakukan penutupan penyebrangan sementara.

“Syahbandar memutuskan untuk menunda penyebrangan karena angin kencang. Kami hanya mengikuti karena demia keselamatan pelayaran,” ujar Manajer Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Unit Pelabuhan Gilimanuk, Heru Wahono.

Meski penyebrangan ditutup namun karena penguna jasa tidak sepadat saat Bandara Ngurah Rai tutup karena erupsi gunung Agung beberapa hari lalu, maka tidak terjadi antrean kendaraan. Kendaraan yang akan menyebrang ke jawa hanya menumpuk di areal parker siap muat didalam pelabuhan dan jumlahnya juga tidak banyak.

“Jumlah kendaraan yang akan menyebrang ke Jawa tidak banyak dan semuanya masih tertampung didalam pelabuhan,” ujarnya.

Setelah sekitar satu jam, kecepatan angin mulai menurun dan UPP menilai dengan kecepatan sekitar 20 knot, cukup aman untuk pelayaran kapal sehingga pukul 14.30 penyebrangan dibuka kembali. Kapal-kapal yang sedang mengapung kemudian melanjutkan pelayaran, begitupula kapal yang sudah selesai muat langsung berlayar ke pelabuhan Ketapang.

“Syukur cuaca buruk hanya terjadi sekitar satu jam sehingga pengunan jasa tidak lama menunggu. Setelah dibuka, penyebrangan kembali normal,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala T.U UPP Klas III Gilimanuk, Ni Komang Yulianimengatakan kecepatan angin sesaat penutupan ini tercatat di angka 28 Knot di Pelabuhan Gilimanuk dan 25 Knot untuk di Pelabuhan Ketapang. “Demi keselamatan pelayaran kita lakukan penundaan,” ujarnya.

Sementara itu, penutupan penyebrangan itu dilakukan berawal dari cuaca buruk yakni angin kencang yang mulai terjadi sejak siang. Kencanganya hembusan angin serta mendung tebal dan arus laut yang deras sangat menganggu pelayaran kapal-kapal yang melayani penyebrangan lintas Jawa-Bali. dampak angin kencang yang berhembus dengan kecepatan antara 25 sampai 28 knot kearah selatan searah dengan arus laut yang kuat tersebut bisa membuat sulit dikendalikan dan jika kapal memaksakan diri tetap berlayar selain bisa hanyut juga bisa bertabrakan dengan kapal lainya.

Karena berbahaya bagi pelayaran kapal, maka UPP atau Syahbandar Gilimanuk dan Ketapang sepakat untuk menutup sementara penyebrangan mulai pukul 13.30. begitu penyebrangan ditutup sementara, semua nahkoda diminta untuk mengarahkan kapal ke pelabuhan terdekat atau mencari tempat mengapung yang aman. Sementara kapal yang sudah selesai muat tetap menunggu di dermaga.

- Advertisement -
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
5 Waktu Penting Cuci Tangan Dengan Sabun
00:48
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Mengantri
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berwisata
00:54
Video thumbnail
Tips Menaiki Pesawat di Masa Pandemi
01:06
Video thumbnail
Hal-hal yang Mesti Diperhatikan Setelah Keluar Rumah
00:48
Video thumbnail
Gaya Hidup Sehat yang Bisa Diterapkan di Tengah Pandemi
01:03
Video thumbnail
Perlengkapan yang Wajib Dibawa Dalam Tas di Masa Pandemi
00:57
Video thumbnail
Protokol Kesehatan di Tempat Ibadah
00:57
Video thumbnail
Tips Berkendara di Masa Pandemi
01:12
Video thumbnail
3 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berkunjung ke Suatu Tempat
00:47
Video thumbnail
Langkah Mencegah Kluster Keluarga
01:03
Video thumbnail
Panduan Menggunakan ATM di Masa Pandemi
01:22
Video thumbnail
Tanda Daya Tahan Tubuh Melemah
00:52
Video thumbnail
6 Jenis Salam Pengganti Jabat Tangan yang Populer di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Lindungi Lansia dari Covid-19
00:44
Video thumbnail
Tips Aman Nyoblos di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Pergi Bekerja
00:56
Video thumbnail
Tips Menggunakan Kendaraan Umum di Masa Pandemi
01:05
Video thumbnail
Tips Aman Makan di Rumah Makan di Masa Pandemi
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Dihindari Saat Memakai Masker
00:50
Video thumbnail
Penggunaan Masker yang Benar
01:18
Video thumbnail
Tips Menjaga Imunitas Tubuh di Masa Pandemi
00:51
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja ke Supermarket
00:57
Video thumbnail
Tips Aman Berjualan di Masa Pandemi
00:45
Video thumbnail
Cara Mencuci Masker Kain Dengan Benar
02:25
Video thumbnail
Manfaat Menggunakan Masker Dengan Benar
00:45
Video thumbnail
Tips Aman Keluar Rumah di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Tips Aman Berbelanja di Pasar di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Harus Dilakukan Driver Taksi Online
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Mesti Dipatuhi Driver Ojek Online di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan Bagi Pekerja di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Tips Aman Menggunakan Taksi Online di Masa Pandemi Covid-19
00:54
Video thumbnail
Tips Aman Menaiki Ojek Online di Masa Pandemi
01:10
Video thumbnail
Tips Aman Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:27
Video thumbnail
7 Langkah Mencuci Tangan Benar
01:09
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:50
Video thumbnail
Etika Batuk yang Benar
00:51
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:49
Member of