GIANYAR, balipuspanews.com – Angin kencang yang menerjang sejumlah wilayah di Bali pada Kamis (5/3/2026) sore menyebabkan sebuah bangunan balai gong di kawasan Pura Dalem, Desa Adat Sidan, Kabupaten Gianyar, Bali, ambruk.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Bangunan balai gong yang berada di area pura tersebut roboh setelah diterjang angin kencang yang datang secara tiba-tiba. Reruntuhan material bangunan sempat menutup sebagian akses jalan di sekitar lokasi kejadian.
Warga bersama petugas segera bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan agar jalur tersebut dapat kembali dilalui. Proses pembersihan dilakukan secara manual dengan memindahkan material kayu dan bagian atap yang berserakan di sekitar pura.
Bendesa Desa Adat Sidan, I Wayan Sujigra, mengatakan angin kencang datang dengan kekuatan besar hingga membuat bangunan yang baru selesai dibangun itu tidak mampu bertahan.
Menurutnya, balai gong tersebut sebenarnya baru rampung dibangun sekitar dua bulan lalu dan telah melalui upacara melaspas sebagai tanda bangunan siap digunakan.
“Karena anginnya terlalu kencang dan berputar, bangunan langsung jatuh. Balai gong Pura Dalem Sidan ini baru sekitar dua bulan lalu selesai dibangun dan sudah melaspas. Kalau ditaksir, kerugian dari keseluruhan bangunan sekitar lima ratus juta rupiah,” ujar I Wayan Sujigra.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar mencatat sejumlah kejadian akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, menyebut hingga Kamis sore pihaknya menerima laporan 17 titik kejadian yang dipicu angin kencang.
“Hingga sore hari ini ada tujuh belas titik kejadian. Sebelas di antaranya pohon tumbang dan enam bangunan roboh. Angin datang cukup kencang dan tiba-tiba dengan kecepatan tinggi. Tim reaksi cepat BPBD bersama unsur terkait saat ini disiagakan untuk penanganan di lapangan,” kata Dibya Presasta.
Dalam beberapa hari terakhir, angin kencang dilaporkan melanda sejumlah wilayah di Bali. Kondisi ini dipicu oleh perubahan dinamika atmosfer di wilayah Bali serta munculnya bibit siklon tropis di perairan Selat Jawa.
Kecepatan angin dilaporkan dapat mencapai sekitar 44 kilometer per jam. Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang, terutama terhadap risiko pohon tumbang maupun kerusakan bangunan.
Petugas BPBD juga meminta warga segera melapor apabila terjadi kejadian darurat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
Penulis : Ketut Catur
Editor : Oka Suryawan



