Jumat, Februari 23, 2024
BerandaDenpasarAngka Kecelakaan Usia Pelajar di Bali Masih Tinggi

Angka Kecelakaan Usia Pelajar di Bali Masih Tinggi

DENPASAR, balipuspanews.com – Kepala UPT Jasa Raharja Provinsi Bali Abubakar Aljufri menyampaikan angka kecelakaan usia pelajar masih tinggi terjadi di Provinsi Bali.

Hal ini karena masih banyak orangtua murid enggan mengantarkan anaknya ke sekolah. Lebih memilih memberikan sepeda motor kepada anak untuk mengendarai sendiri.

Hal ini disampaikan Abubakar Aljufri kepada awak media saat menggelar Media Gathering, pada Rabu (14/12/2022) di kawasan Renon Denpasar, siang.

Ditambahkan, pemberian santunan Jasa Raharja selama tahun 2022 ini tertinggi diberikan kepada usia produktif usia 26- 55 tahun dengan persentase 41,12 persen, disusul usia pelajaran usia 11-26 tahun 36,06 persen, usia balita 0-10 tahun 0,84 persen, dan lansia diatas 55 tahun sebesar 21,98 persen.

Berdasarkan data, tahun 2022 Jasa Raharja telah membayar kewajiban berupa santunan untuk periode Januari-November 2022 tercatat sebesar Rp52,86 miliar atau naik 67,30 persen dibandingkan periode yang sama pada 2021 sebesar Rp31,59 miliar.

Santunan sebesar Rp52,86 miliar lebih itu dibayarkan untuk 356 korban meninggal dunia dan 2.427 korban yang luka-luka karena kecelakaan lalu lintas.

BACA :  Pj Bupati Gianyar Dewa Tagel Wirasa Ikuti Wawancara Paritrana Award Provinsi Bali Tahun 2024

Meningkatnya korban lakalantas yang terjadi di Bali, pihaknya berharap kepada masyarakat agar angka lakalantas dapat ditekan yaitu dengan mematuhi aturan lalulintas di jalan raya dan tertib di jalan. Pasalnya tak sedikit kecelakaan lalu lintas terjadi karena pelanggaran seperti melawan arus.

“Imbauan kita tetap patuhi aturan lalulintas gunakan helm dan jangan berikan anak-anak dibawah umur mengendarai sepeda motor,” imbaunya.

Jasa Raharja, lanjut Abubakar, Cabang Provinsi Bali di tahun 2022 banyak melakukan gebrakan pelayanan prima kepada masyarakat seperti: korban lakalantas yang meninggal dunia di tempat tidak usah datang ke kantor Jasa Raharja,

semua dibantu oleh petugas Jasa Raharja datang ke rumah korban dengan memberikan layanan prima jemput bola dan Korban yang dirawat di rumah sakit diberikan jaminan perawatan oleh Jasa Raharja, sehingga tidak ada korban yang tidak mendapatkan perawatan ketika dirawat di rumah sakit.

Selain itu, kedepan program santunan akan dilakukan MDTKP dengan konsep korban meninggal dunia cepat mendapatkan pelayanan dan harus dibantu untuk biaya perawatan maupun biaya pemakaman, Jasa Raharja hadir untuk membantu dengan cepat.

BACA :  KPU Klungkung Pastikan Rekapitulasi Tuntas Lagi Dua Hari

“Kalau semula dengan 18 jam ke depan mungkin bisa dilakukan dengan 15 jam,” harapnya.

Yang tak kalah penting, prestasi yang diraih Jasa Raharja Provinsi Bali pada tahun 2022 ini adalah Pelayanan tercepat se-Indonesia dengan butuh waktu 18 jam dari kecelakaan dapat diserahkan santunan kepada korban lakalantas.

Penulis: Budiarta

Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular