Vaksinasi anjing didesa mendoyo dauh tukad.

NEGARA,balipuspanews.com – Kasus gigitan anjing positif rabies terjadi di Jembrana. Tiga orang warga dalan satu keluarga menjadi korban gigitan anjing gila tersebut.

Tiga orang yang menjadi korban gigitan anjing positif rabies itu adalah warga banjar tengah desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo.

Ketiga warga yang digigit anjing rabies seminggu lalu itu yakni Gusti Putu Linggih, anaknya Gusti Kade Suarsana dan menantunya Sayu Putu Ardini.

“Saya dan anak saya digigit di lengan kanan dan menantu saya digigit di punggung kedua kakinya,” ujar Linggih, Senin (24/2).

Anjing peliharaanya itu tiba-tiba saja menyerang dan menggigit dirinya kemudian anak lalu menantunya.

Kasus gigitan itu kemudian dilaporkan dan Jumat lalu petugas dari dinas Pertanian dan Pangan mengambil sampel otak anjing tersebut untuk diperiksa laboratorium.

Dari hasil uji lab veteriner Denpasar yang diretima Minggu (23/2) malam oleh bidang Keswan dan Kesmavet, dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Jembrana. Ternyata anjing yang menggigit ketiga warga dalam satu keluarga itu positif rabies.

“Anjing itu poitif rabies,” ujar Kabid Keswan dan Kesmavet I Wayan Widiarsa.

Dengan hasil lab dimana anjing itu positif rabies maka timnya langsung turun ke lokasi untuk melakukan vaksinasi emergenci dan eutanasia selektive bagi annjing yang yang sempat kontak langsung dengan anjing yang positive rabies itu. Ada 44 ekor anning yang divaksinasi dan 5 ekor yang dilakukan eutanasia selective.

“Kami mengambil sample 4 otak anjing untuk kemudian kembali diteliti di laboratorium veteriner Denpasar guna mengetahui sejauh mana mewabahnya virus rabies di desa mendoyo Dauh Tukad itu,” ungkapnya. (nm/bpn/tim)