Minggu, Mei 19, 2024
BerandaJembranaAntisipasi Lonjakan Arus Balik, ASDP Sarankan Pemudik Beli Tiket Secara Online

Antisipasi Lonjakan Arus Balik, ASDP Sarankan Pemudik Beli Tiket Secara Online

JEMBRANA, balipuspanews.com – Pada hari Minggu tanggal 14 April 2024 dan hari Senin tanggal 15 April 2023, diprediksi merupakan puncak arus balik dari Pulau Jawa ke Bali, ribuan kendaraan roda dua dan roda empat menuju Bali.

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Syamsudin mengatakan, untuk mengantisipasi kepadatan menuju Pelabuhan Ketapang, pihaknya sudah gencar menyampaikan kepada masyarakat yang akan balik untuk mengatur waktu perjalanannya, dan melakukan pembelian tiket online secara mandiri sejak jauh-jauh hari.

“Sejak awal kami sudah sampaikan agar menghindari jadwal kepulangan saat puncak arus balik akhir pekan ini. Dan pastikan telah bertiket sejak berangkat dari rumah agar perjalanan lebih lancar, aman dan tidak mengantre. Selain itu, reservasi perjalanan yang dilakukan sejak jauh-jauh hari juga dapat melindungi pengguna jasa dari kehabisan kuota tiket pada tanggal yang diinginkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syamsudin menuturkan, ASDP berkoordinasi dan bekerjasama dengan pihak Kepolisian dalam mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran dengan dilakukan penyekatan di ruas jalan pertigaan pom bensin Farly dan Terminal Sri Tanjung sejak Sabtu (13/4/2024).

BACA :  Sambut Pilkada Klungkung, 6 Parpol Bentuk Koalisi Nawasena

“Penyekatan yang dilakukan oleh Kepolisian ini bersifat situasional, melihat kepadatan pengguna jasa menuju pelabuhan. Penyekatan juga telah efektif sejak Sabtu tanggal 13 April 2024, sehingga jika traffic terpantau lancar, penyekatan akan dibuka,” ujarnya.

Sementara dari arah Jember penyekatan dilakukan mulai pertigaan pom bensin Farly menuju jalur lingkar ke arah Pelabuhan Ketapang. Kemudian, dari arah Situbondo dilakukan delaying system di buffer zone Grand Watu Dodol dan Sri Tanjung. Adapun tim lapangan akan melakukan pengecekan tiket, dan bagi penumpang yang belum bertiket akan diarahkan menuju area buffer zone.

Posko Ketapang yang memantau penyeberangan Pulau Jawa menuju Pulau Bali dengan lintasan Ketapang menuju Gilimanuk, mencatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 31 unit kapal. Adapun realisasi total penumpang sejumlah 41.729 orang telah menyeberang, diikuti oleh roda dua sebanyak 5.930 unit, roda empat sebanyak 4.580 unit, dan total produksi seluruh kendaraan pada H+2 sebanyak 11.158 unit.

Secara akumulatif realisasi produksi penumpang yang telah kembali ke Pulau Bali dari Jawa mulai tanggal 11 April 2024 hingga 13 April 2024 (HH s/d H+2) adalah sebanyak 101.461 orang atau baru 24% bila dibandingkan jumlah penumpang yang berangkat dari Pulau Bali pada arus mudik (H-7 s/d H) sebanyak 420.624 orang.

BACA :  Phil Foden Targetkan 'Sejarah' Untuk Mengejar Gelar Manchester City

Diikuti kendaraan roda dua yang telah kembali ke Bali sebanyak 12.089 unit atau mencapai 16% dibandingkan jumlah kendaraan roda dua yang pada berangkat dari Pulau Bali pada periode mudik sebanyak 76.912 unit kendaraan.

Sedangkan kendaraan roda empat yang telah kembali ke Bali sebanyak 11.668 unit atau mencapai 30% dibandingkan jumlah roda empat yang berangkat dari Pulau Bali pada arus mudik sebanyak 39.161 unit kendaraan.

Sehingga total seluruh kendaraan secara akumulatif yang telah kembali dari Jawa ke Pulau Bali mulai tanggal 11 April 2024 sampai dengan 13 April 2024 sebanyak 25.342 unit atau mencapai 20% dibandingkan jumlah kendaraan yang berangkat dari Pulau Bali saat arus mudik sebanyak 129.815 unit kendaraan.

Terkait arus balik Wisatawan domestik dari Gilimanuk menuju Jawa didominasi kendaraan roda empat dan tidak sampai menimbulkan antrean.

“Yang dari Gilimanuk masih lancar dan hanya ada penumpukan di parkir pelabuhan menunggu naik kapal,” ungkapnya.

Penulis : Anom
Editor : Oka S

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular