Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa SiK
Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa SiK

NEGARA, balipuspanews.com – Adanya larangan mudik serta setiap orang yang mau menyebrang jarus memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan memang membuat jumlah pengunan jasa penyebrangan menjelang Lebaran jauh menurun. Namun demikian Polda Bali tetap memperketat pengawasan dengan menambaj personil di Gilimanuk.

Kapolres Jembrana, AKBP Ketut Gede Adi Wibawa, Kamis (21/5) mengatakan menjelang Lebaran tahun ini aruspenyebrangan di Gilimanuk memang jauh menurun disbanding tahun lalu.

Dari data mulai H-7 hingga H-5 lalu penumpang ada 15.785 orang, jauh dibandingkan tahun 2019 mencapai 167.923 orang. Sepeda motor tahun lalu ada 33.081 unit, sementara sekarang ada 2063 unit. Mobil sebanyak 5.813 unit kendaraan sementara tahunlalu 19.354 unit.

“Jumlah pengunan jasa jauh menurun. Tetapi kami tetap melakukan pengawasan dan pemeriksaan ketat untuk menekan penyebaran covid-19,” ungkapnya.

Mahkan Rabu (20/5) malam datang basukan BKP Dari Polda Bali untuk mempertebal personila dalam melakukan pemeriksaan. Penambahan personil itu yakni dua peleton Sabhara dan dua peleton dari Brimob.

“Penebalan personil ini untuk mengantisipasi adanya warga yang ingin mudik. Kami minta agar warga tidak ada yang mudik untuk mata rantai penyebaran Covid-19. Sehingga wabah ini cepat berakhir,” ungkapnya.

Bagi warga yang ingin pulang kampong, Kapolres juga meminta agar melengkapi diri dengan persyaratan yang sudah ditentukan yakni surat keterangan sehat, surarat jalan dari kepala lingkungan atau kelurahan/desa di tepatnya tinggal atau surah PHK dan surat tugas dari tepatnya bekerja atau dari kepolisian.

Penulis / editor : anom