26.8 C
Denpasar
01/07/2022, 9:50 PM
JembranaAntisipasi PMK di Jembrana, Forkopimda Periksa Kesehatan Hewan

Antisipasi PMK di Jembrana, Forkopimda Periksa Kesehatan Hewan

balipuspanews google news
- Advertisement -

JEMBRANA, balipuspanewa.com- Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) membuat mengkhawatirkan. Sehingga langkah antisipasi perlu dilakukan. Seperti Jumat (20/5/2022) dimana Kapolres Jembrana, AKBP Dewa Gde Juliana bersama Wakil Bupati, I Gede Ngurah Patriana Krisna dan Forkopimda melakukan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan di UD. Sumbersari Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.

“Kami bersama bapak kapolres ingin melihat langsung kondisi riil dipeternakan. Kita ingin tahu sekaligus memetakan langkah antisipasi agar kasus itu tidak masuk Ke Bali. Kendati hingga saat ini belum ditemukan ternak warga yang terjangkit penyakit ini,” ujar wabup didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan I Wayan Sutama, serta Kepala Dinas Kesehatan Dr. Made Dwipayana.

Menurutnya, pemerintah daerah melakukan antisipasi agar Virus PMK ini tidak masuk ke Bali.

“Memang kita butuh kerja keras agar penyakit ini tidak bisa masuk Bali. Pencegahannya kita lakukan senistasi kepada ternak, dilakukannya pemeriksaan dan pembatasan hewan-hewan yang masuk ke Bali lebih intensif lagi serta perlu juga melakukan penanggulangan seperti karantina,” terangnya.

Wabup akan berkoordinasi dengan provinsi terkait penyediaan vaksin hewan. Sehingga ketika nantinya virus PMK ini muncul tidak menyebar luas.

Baca :  Jadi Sekolah Reguler, SMA Bali Mandara Kesulitan Penuhi Kuota Siswa Baru

“Sebelum itu terjadi kita akan berkoordinasi ke provinsi bagaimana menyediakan vaksin kepada hewan ini lebih cepat, karena kendala utama penanganan PMK hari ini adalah masi belum tersedianya vaksin yang memadai,” tandasnya.

Dilain kesempatan Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana mengatakan, pihaknya akan mendukung penuh langkah-langkah yang akan dilakukan pemerintah daerah untuk mengantisipasi virus PMK ini.

“Kami dari pihak Kepolisian sesuai dengan petunjuk Mabes Polri untuk memantau memonitor berkaitan dengan PMK yang ada di wilayah masing-masing. Kita mendukung penuh langkah apa yang dilakukan daerah khususnya di Jembrana sehingga kita bisa berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan juga peternak kemudian pengguna jasa angkutan untuk bisa sama-sama mengantisipasi hal ini,” terang Kapolres Jembrana.

Kapolres Jembrana berharap agar virus PMK yang menyerang hewan ternak ini tidak sampai masuk ke Bali dengan langkah langkah yang sudah dilakukan.

“Kita berharap tidak ada penyakit PMK ini yang masuk ke Bali dan kita menjaga peternak kita untuk bisa terus beternak, ini akan kita jaga terus. Jadi mudah-mudahan ini tidak terjadi, langkah-langkah antisitatif sudah dilaksanakan oleh dinas terkait dan berkoordinasi juga dengan karantina sehingga ini bisa kita jaga bersama sama,” jelasnya.

Baca :  Gagal Jadi Tuan Rumah Porprov Bali, FPTI Buleleng Tetap Optimis Bidik Target

Lebih lanjut AKBP I Dewa Gde Juliana menghimbau kepada peternak agar merawat ternak peliharanya dengan baik serta menghimbau agar peternak tidak memasukan hewan ternak melalui jalur ilegal untuk menghindari pemeriksaan.

“Saya menghimbau juga kepada masyarakat baik itu yang kelompok ternak maupun yang memiliki ternak pribadi ini betul-betul harus dijaga, jangan ada upaya upaya untuk memasukkan hewan ternak dari jalur jalur yang ilegal, karena ini juga akan merugikan peternak-peternak yang lain.

Jadi mudah-mudahan himbauan ini bisa ditaati bersama sehingga kita betul-betul bisa menjaga Bali untuk tetap sebagai wilayah tidak terkonfirmasi virus PMK ini,” tegasnya.

Dilain sisi pemilik ternak UD Sumber Sari, Gede Gunawantika mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah antisipatif dengan melakukan semprot desinfektan kepada hewan ternak. Termasuk pembersihan kandang, dan pemberian vitamin pada sapi yang tampak tidak sehat.

Baca :  PBSI Klungkung Gelar Kejurdaprov PBSI Bali Tahun 2022

Kendati demikian Gede Gunawantika mengaku dirinya sangat terganggu dengan adanya virus ini karena pengiriman sapi miliknya tidak bisa dilakukan.

“Saya selaku pengusaha atau pengepul sapi antar pulau biasanya kirim ke Kalimantan-Jakarta, rata-rata perbulan itu saya bisa kirim 400 ekor, dengan adanya PMK ini saya sama sekali tidak bisa bekerja, tidak bisa mengirim sapi lagi,”keluhnya.

Gede Gunawantika berharap pemerintah dapat bisa segera mencari solusi untuk peternak peternak yang ada di Bali khusunya di Jembrana agar bisa dapat beroperasi normal.

“Harapan besar saya atas nama petani ternak bali, besar kiranya mengharapkan pemerintah untuk bisa memberikan solusi apapun itu bentuknya apakah vaksin, apakah itu diizinkan melintas khususnya di Jawa Timur, karena pasar penyerapan sapi Bali terbesar di Indonesia ini adalah Jakarta, jalan satu satunya untuk ke Jakarta itu melintas di Jawa Timur sedangkan himbauan dari pemerintah tidak diizinkan sapi Bali ini melintas di Jawa Timur,” harapnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -

Terpopuler

Balipuspanews TV
Video thumbnail
DPRD Buleleng Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:14
Video thumbnail
Sambutan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S T Tentang Hari Raya Galungan dan Kuningan
00:53
Video thumbnail
Jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Suci Idul Fitri 1443 Hijriah
01:09
Video thumbnail
Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Karangasem Masih Stabil
01:11
Video thumbnail
Pelaku Illegal Logging Ditangkap Petugas TNBB
01:29
Video thumbnail
Memasuki Bulan Ramadhan, Kunjungan Wisatawan ke Desa Penglipuran Menurun
01:23
Video thumbnail
Tahap Perbaikan, Pelabuhan Padangbai Hanya Operasikan Satu Dermaga
01:27
Video thumbnail
Wujudkan Keselamatan Mudik Lebaran, Dishub Denpasar Cek Kondisi Angkutan
02:26
Video thumbnail
Nikahi Wanita Pujaan, Tersangka Narkoba Dikawal Ketat Polisi
03:03
Video thumbnail
Panen Raya, Karangasem Semakin Menggeliat Jadi Sentra Kapas
03:58
Video thumbnail
Jelang Arus Mudik, Sejumlah SPBU di Jembrana Diperiksa
02:41
Video thumbnail
Denpasar Akan Jadi Pilot Project Transisi Energi Bersih
02:29
Video thumbnail
Diserbu Pembeli, Agen Migor Curah di Pasar Negara Kehabisan Stok
01:42
Video thumbnail
Stok Solar untuk Nelayan Mulai Aman
02:17
Video thumbnail
Megangsingan Diinstruksikan Jadi Agenda Rutin Kepariwisataan
03:19
Video thumbnail
Kasus Gigitan Anjing Rabies Terus Bertambah, Vaksinasi Digencarkan di Zona Merah
01:47
Video thumbnail
Desa Adat Gerokgak Segera Buat Upacara Pasca Sejumlah Makam Dirusak Misterius
02:47
Video thumbnail
Kue “Hati” yang Dibagikan kepada Siswa SMP di Gianyar Negatif Narkoba
03:14
Video thumbnail
Orang Tak Dikenal Bagikan Kue ke Anak Sekolah Viral di Medsos, Polisi Lakukan Pengecekan
02:09
Video thumbnail
Percetakan Terbakar, Api Hanguskan Ribuan Naskah Ujian SD dan SMP se Kabupaten Buleleng
03:27
Video thumbnail
Pertamina Buka Suara Terkait Pasokan Pertalite dan Solar
03:07
Video thumbnail
Covid 19 Melandai, Kasus DBD Melonjak di Karangasem
01:34
Video thumbnail
449 Ribu Lebih Unit Motor di Bali Nunggak Pajak
03:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Dimulai Lagi, Sejumlah Sekolah Masih Terapkan PTM Terbatas
02:09
Video thumbnail
BBM Naik, Pertalite Mulai Langka di Gianyar
01:34
Video thumbnail
April 2022, Sebagian Besar Wilayah Karangasem Diperkirakan Memasuki Awal Musim Kemarau
02:04
Video thumbnail
Harga Minyak Curah di Karangasem Merangkak Naik
01:13
Video thumbnail
Selama Tiga Bulan, Kasus Gigitan Anjing Rabies di Jembrana Tertinggi di Bali
01:24
Video thumbnail
Erick Thohir Minta Fasilitas UMKM Lokal Diperluas di Pelabuhan Sanur
02:13
Video thumbnail
Sembahyang ke Pura Besakih Kena Retribusi, Ini Penjelasan Pengelola
02:30
Video thumbnail
Harga Lebih Murah, Warga Rela Antre Beli Migor Curah
01:09
Video thumbnail
Hujan Deras di Desa Mayong, Jalan Utama Sebagian Ambles Tergerus Longsor
01:49
Video thumbnail
Warga Korban Banjir di Desa Pengambengan Mulai Mengeluh Gatal gatal
02:07
Video thumbnail
Masyarakat yang Ikut Vaksinasi dan Bawa Sampah Plastik, Dapat Sembako
02:54
Video thumbnail
Bangkitkan Heritage City Tour, Sejumlah Dokar Gratis Disediakan di Denpasar
02:06
Video thumbnail
Vaksinasi Booster Masih Rendah, Buleleng Terus Kejar Target
02:31
Video thumbnail
BOR di Rumah Sakit Kabupaten Buleleng 1,72 persen
01:52
Video thumbnail
Presiden Jokowi Terima Pebalap MotoGP di Istana Merdeka
02:28
Video thumbnail
Desa Beraban dan Dauh Peken, Tabanan Ditetapkan Sebagai Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar
03:49
Video thumbnail
Tanah dan Air Suci dari Pura Pusering Jagat untuk IKN Nusantara Disaksikan Jokowi
03:57
Video thumbnail
Denpasar Targetkan Cakupan Vaksinasi Booster Capai 50 Persen di April 2022
02:33
Video thumbnail
Seluruh RTH Dibuka, Masyarakat Diimbau Jangan Lengah Prokes
01:32
Video thumbnail
Bookingan Kamar Hotel Penonton Moto GP Mandalika di Karangasem Terancam Batal
01:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Masih Dibatasi 50 Persen
01:45
Video thumbnail
Ribuan Lebih Produk Bernilai Puluhan Juta Hasil Penindakan Loka Pom Dimusnahkan
02:37
Video thumbnail
Pendakian Lewat Jalur Pura Pasar Agung Dilarang Jelang Piodalan Purnama Kedasa
01:29
Video thumbnail
Isoter Asrama Undiksha Ditutup
01:52
Video thumbnail
Kasus Terus Melandai, Vaksinasi Booster di Buleleng Terus Digencarkan
01:49
Video thumbnail
Genjot Vaksinasi Booster, Pemkab Jembrana Juga Sediakan Hadiah Menarik
02:26
Video thumbnail
Volume Sampah di Denpasar Meningkat 20 Persen Pasca Nyepi
02:32
Member of