Antisipasi Sampah Menumpuk Lagi, Pengecekan di TPS Terus Dilakukan

Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana didamping Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai, Camat Denpasar Barat dan Lurah Pemecutan turun langsung untuk mengecek sampah di TPS, Minggu (24/4/2022)
Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana didamping Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai, Camat Denpasar Barat dan Lurah Pemecutan turun langsung untuk mengecek sampah di TPS, Minggu (24/4/2022)

DENPASAR, balipuspanews.com – Gara-gara kejadian sampah yang menumpuk sampai berminggu-minggu dan menutup jalan beberapa waktu lalu, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana kini semakin rajin mengunjungi Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS).

Ia langsung turun, pada Minggu (24/4/2022), ditemani Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai, Camat Denpasar Barat IB. Purwanasara, Lurah Pemecutan IB Upawana dan Koordinator TPS DLKH, Ketut Nendiyasa.

Ada dua TPS yang dicek oleh Sekda yakni TPS Jalan Gunung Agung dan TPS Jalan Gunung Batur Denpasar, Kelurahan Pemecutan.

Alit Wiradana mengatakan, pihaknya tak ingin ada penumpukan sampah lagi sampai berhari-hari bahkan berminggu-minggu di TPS seperti beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Tim Koordinasi Dibentuk Untuk Wujudkan UMKM Naik Kelas

“Kami akan pantau terus. Kalau ada yang menumpuk kami bisa langsung minta DLHK untuk mengatur truk pengangkutan dan alat berat agar segera diangkut,” kata Alit Wiradana.

Pihaknya pun mengatakan akan mengutamakan TPS yang sampahnya menumpuk dan meluber untuk diangkut ke TPA.

Begitu ditemukan sampah yang menggunung di TPS langsung didahulukan untuk diangkut sehingga tidak menimbulkan bau dan mengganggu lingkungan sekitar.

“Sesuai arahan Pak Wali Kota, akan terus dipantau sambil menunggu TPST selesai, karena nanti TPA Suwung akan ditutup,” katanya.

Pihaknya pun melakukan pemantauan ke TPS setiap saat baik hari kerja maupun hari libur.

Saat ini, pihaknya mengaku sedang menggenjot pembangunan TPST yang akan dimulai pada Mei 2022.

Baca Juga :  Selama Penerapan ETLE, Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas Menurun

TPST itu ditarget selesai bulan Agustus 2022 dan pada September 2022 bisa beroperasi.

Adapun pembangunan TPST ini dilakukan di tiga titik di Denpasar yakni kawasan Tahura Suwung, Desa Kesiman Kertalangu, dan Desa Padangsambian Kaja.

Pembangunan fisik TPST ini dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR.

Sementara untuk pengelolaannya akan dilakukan oleh Pemkot Denpasar. Untuk Anggaran proyek fisik tiga TPST pagu DIPA Kementerian PU senilai Rp 105 miliar.

Selain itu, hingga tahun 2022 ini Pemkot Denpasar juga akan memiliki sebanyak 28 TPS3R. Saat memantau pengangkutan di TPS jalan Gunung Agung, Sekda Alit Wiradana juga memantau pembangunan kembali tembok pembatas yang sempat disenggol alat berat.

Baca Juga :  Peringati HKN ke-58, Tiga Inovasi Kesehatan Dilaunching

Penulis: Gde Candra

Editor: Oka Suryawan