Minggu, Mei 19, 2024
BerandaBangliAntisipasi Varian Baru, Pemkab Bangli Siapkan RSJ dan SKB Kayuambua Sebagai Tempat...

Antisipasi Varian Baru, Pemkab Bangli Siapkan RSJ dan SKB Kayuambua Sebagai Tempat Isoter

BANGLI, balipuspanews.com – Munculnya varian baru Covid-19 Delta betul-betul mendapat atensi dari pemerintah pusat. Demi mengantisipasi lonjakan kasus varian baru tersebut, Pemkab pun diminta kembali agar menyiapkan tempat isolasi terpusat (Isoter).

Menyikapi hal tersebut, Pemkab Bangli kini telah menyiapkan dua tempat yang akan dijadikan Isoter. Yakni, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bali dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kayuambua, di Kecamatan Susut.

Sekda Bangli IB Gde Giri Putra saat dikonfirmasi membenarkan perihal instruksi Pemerintah Pusat yang meminta Pemkab agar menyiapkan kembali tempat isolasi terpusat (Isoter) untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

“Menurut laporan dari Kalaksa BPBD saat zoom, Pemkab diminta agar menyiapkan tempat Isoter untuk langkah antisipasi lonjakan perkembangan Covid-19 varian Omicron,” ungkap Gus Giri, Rabu (26/1/2021) sore.

Disampaikan, dua tempat yang disiapkan Pemkab Bangli sebagai Isoter adalah Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bali dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kayuambua, Kecamatan Susut.

“Untuk di RSJ tempat tidur tersedia sebanyak 100 bed. Sementara di SKB Kayuambua sebanyak 48 bed,” jelas Gus Giri.

BACA :  Sinkronisasi Data Seminggu Pascabencana, Total Korban Meninggal Galodo Sumatra Barat 61 Orang

Ditegaskan mantan Bapeda dan Sekwan Bangli ini, pihaknya kini hanya mengikuti instruksi pusat terkait antisipasi lonjakan varian Omicron. Sementara untuk varian lain harus diarahkan ke Isoter atau tidak, pihaknya masih menunggu instruksi lebih lanjut.

Di lain sisi, Gus Giri menghimbau seluruh masyarakat Bangli agar tetap menjaga protokol kesehatan. Sehingga kasus Covid-19 di Bangli tidak melonjak.

“Ingat selalu patuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan di air mengalir demi kebaikan kita bersama,” ucap Sekda asal Griya Bukit, Bangli ini.

Sementara itu, berdasarkan data yang diterima perkembangan Covid-19 Bangli per Selasa 25 Januari 2022, tambahan kasus positif, sembuh, dan meninggal nihil. Dengan demikian, kasus positif tetap berjumlah 5234 kasus, dengan jumlah yang masih dirawat sebanyak 2 orang. Sedangkan kasus sembuh berjumlah 4985 kasus. Dan meninggal sebanyak 248 kasus.

Penulis : Komang Riski

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular