Jumat, Juni 14, 2024
BerandaJembranaAntrean Pemudik Semakin Panjang

Antrean Pemudik Semakin Panjang

JEMBRANA, balipuspanews.com– Prediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-4 atau Sabtu (6/4/2024) dan H-3 (7/4/2024) Lebaran tampaknya terbukti.

Itu terlihat dari membludaknya pemudik yang menyeberang ke Jawa hingga menimbulkan antrean panjang.
Seperti hari sebelumnya, kendaraan mulai ramai berdatangan sejak sore hari dan semakin malam semakin banyak yang datang.

Memasuki tengah malam kantor parkir Terminal Kargo dan jalan perkampungan yang dijadikan jalur antrean serta jakur utana sudah penuh.

Ekor antrean kemudian memanjang sampi Monumen Cekik. Ekor antrean terus memanjang karena pemudik bermobil semakin banyak yang datang. Puncaknya pada dinihari dimana ekor antrean sudah samoai di Pura Segara Rupek atau sekitar 7 kilometer dari pelabuhan.

Selain mobil pemudik bermotor juga membludak sehingga tenda penampungan didalam pelabuhan maupun di terminal manuver kepenuhan.

Menjelang pagi ekor antrean berkurang dan sekitar pukul 07.00 WITA semua kendaraan sudah masuk ke Terminal Kargo. Hingga pukul 09.00 WITA penumpang yang menyebrang ke Jawa tercatat 71280 orang.

Sementara pada H-5, Sabtu (6/4/2024) sebanyak 54036 orang. Sepeda motor sejumlah 13.359 unit sedangkan di hari sebelumnya 9271 unit. Kendaraan kecil sebanyak 6.072 unit dan hari sebekumnya 4561 unit.

BACA :  Penjelasan Pemerintah soal Tapera Kurang Intensif dan Menyeluruh, Penyebab Timbulnya Polemik

Truk ada 1499 turun dari hari sebelumnya 1917 unit dan bus sebanyak 641 unit dan dihari sebelumnya sebanyak 560 unit.

“Antrean terjadi karena mayoritas kendaraan berjalan di malam hari,” ujar Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto.

Untuk melayani penyeberangan kata Kapolres kapal yang dioperasikan ASDP sejumlah 31 unit terdiri 19 unit di dermaga MB dan 12 unit di dermaga LCM dengan standar waktu yang dibutuhkan untuk kapal di dermaga MB kecuali MB 4 adalah 26 menit.

“Secara umum pemudik mengikuti semua arahan kita termasuk memilih berjalan malam agar tidak panas terutama sepeda motor,” ungkapnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular