Sabtu, Mei 18, 2024
BerandaDenpasarAPBD Semesta Berencana 2024, Ini Pandangan Fraksi Dewan Bali

APBD Semesta Berencana 2024, Ini Pandangan Fraksi Dewan Bali

DENPASAR, balipuspanews.com – Raperda Provinsi Bali tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2024 terus digodok. Kali ini kembali digelar Rapat Paripurna yang mengagendakan Pandangan Umum Fraksi terhadap dan Raperda Provinsi Bali tentang APBD dan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah pada Rapat Paripurna Ke-44 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2023, di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Provinsi Bali, Rabu (18/10/2023).

Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan Putu Mangku Mertayasa menyampaikan agar RAPBD Tahun Anggaran 2024 diprioritaskan untuk anggaran program memenuhi kebutuhan wajib yang sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan seperti pangan, sandang dan papan, kesehatan dan pendidikan, Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan, Adat, Agama, Tradisi, Seni dan Budaya, Pariwisata, Penguatan Infrastruktur serta Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik.

Sementara itu Fraksi Partai Demokrat yang dibacakan I Komang Nova Dewi Putra dalam pandangan umumnya melihat bahwa Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) memiliki landasan filosofis, dan kelak jika berhasil ditetapkan menjadi Perda, akan menjadi salah satu Perda yang sangat strategis untuk menjadi pedoman dalam pelaksanaan pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah dalam rangka meningkatkan penerimaan daerah, serta diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat dalam pelaksanaan pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah.

BACA :  75 Persen Wajah Lama Dilantik Sebagai PPK untuk Sukseskan Pilkada Karangasem

Sementara itu, Pandangan Fraksi Golkar yang dibacakan IGK Kresna Budi meminta agar menindaklanjuti kesiapan pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pungutan bagi Wisatawan Asing untuk Perlindungan Kebudayaan dan Lingkungan Alam Bali serta melakukan evaluasi dan menyusun kebijakan penanganan sampah dari hulu sampai dengan hilir.

Sedangkan untuk menjaga ketahanan perekonomian Daerah Bali, Ketut Juliarta mewakili Fraksi Gerindra dalam pandangannya mendorong agar mengaktifkan perdagangan antar pulau selain eksport produk produk unggulan Bali yang potensial, produk pertanian/peternakan lainnya juga perdagangan produk-produk industri garmen/tekstil dan kerajinan yang menjadi ciri khas Bali. Hal ini penting dilakukan, agar masyarakat Bali tidak semua bergantung dari pariwisata.

Dari Fraksi Gabungan Nasdem, PSI dan Hanura yang dibacakan Grace Anastasia Surya Widjaja dari menekankan pentingnya pengelolaan APBD yang cermat dan efektif, penggunaan dana yang efisien dalam program-program prioritas akan menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai target-target pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali.

Penulis: Budiarta

Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular