Aplikasi Badas Buatan DAPD Buleleng Rebut Juara Pertama Dan Singkirkan OPD Lain

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah dr. Ni Made Sukarmini, M.A.P
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah dr. Ni Made Sukarmini, M.A.P

 

BULELENG, balipuspanews.com – Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Kabupaten Buleleng berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Karya Inovasi dan Kreasi Daerah tahun 2020. Penyerahan penghargaan pun sudah dilakukan oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,S.T beberapa hari lalu. DAPD Kabupaten Buleleng berhasil mengungguli OPD lainya berkat inovasi kreasi yang diwujudkan dalam aplikasi “Bank Data dan Arsip Statis” disingkat BADAS.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustkaan Daerah dr. Ni Made Sukarmini, M.A.P mengatakan inovasi bernama BADAS merupakan inovasi berbasis web yang mana wadah web ini diperoleh dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Pusat dengan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN). Berikutnya konten-konten atau isi dalam aplikasi ini dinamakan BADAS yang tidak lain merupakan kumpulan arsip statis yang berisikan informasi atau diorama kearsipan tentang sejarah Buleleng, informasi pemerintahan, tempat-tempat wisata yang ada di Buleleng.

“Jadi sebelum wisatawan berkunjung ke obyek wisata yang dituju dapat mengakses lebih dulu pada website : http://sikn.bulelengkab.go.id/ ,” jelasnya, Jumat (20/11/2020).

Saat itu idenya berawal saat salah satu pejabatnya melaksanakan Diklat PIM tentang kepariwisataan, namun depo arsip yang dimiliki DAPD belum repesentatif untuk menampungnya, selanjutnya Ia berupaya mewadahinya dalam bentuk aplikasi yang berbasis web. Upayanya terus dilakukan dengan menggerakkan semua stakeholder, staf dan masyarakat yang punya arsip statis, disamping itu pembinaan ke kecamatan, ke desa dan lembaga, sehingga semakin memperkaya konten yang dimuat dan diakses dalam websitenya.

“Lembaga, masyarakat, desa yang mempunyai arsip bernilai sejarah bisa menitipkan atau diserahkan ke kami atau jika tidak diserahkan bisa diduplikatkan arsip-arsip statisnya,”paparnya.

Sehingga melalui hal itu pihaknya berharap selain informasi yang ditampilkan melalui website, masyarakat bisa melihat langsung diorama kearsipan melalui Depo Arsip yang lebih baik dan reperesentatif kedepannya. Selain itu juga diharapkan Arsip dan Perpustakaan Daerah bisa menarik dan dilirik serta berkontribusi kepada daerah.

Penulis : Nyoman Darma

Editor: Oka Suryawan