Rabu, Februari 28, 2024
BerandaJembranaArus Balik Mulai Ramai, Puncaknya Diprediksi Mulai 1 Januari

Arus Balik Mulai Ramai, Puncaknya Diprediksi Mulai 1 Januari

JEMBRANA, balipuspanews.com– Kendati libur Nataru belum berakhir namun banyak wisatawan lokal (wislok) yang sudah kembali ke Jawa. Banyaknya kendaraan wislok yang menyeberang ke Jawa menimbulkan penumpukan di parkir pelabuhan.

Ramainya arus balik wislok itu mulai terlihat sejak Kamis (29/12/2022) siang sampai Jumat (30/12/2022) pagi. Kendaraan yang didominasi mobil pribadi luar Bali terus mengalir menuju pelabuhan.

“Kami hanya tiga hari liburan di Bali. Sekarang balik biar malam pergantian tahun dirumah bersama keluarga besar,” ujar Martha wislok asal Surabaya.

Selain itu, dia dan keluarganya memilih balik mendahului karena anaknya yang masih sekolah Selasa (2/1/2022) sudah mulai sekolah.
Sementara itu dari data penyeberangan penguna jasa yang menyeberang ke Jawa mengalami peningkatan.

Kapal yang dioperasikan sebanyak 32 unit. Penumpang pada Kamis pukul 09.00 Wita sampai Jumat pukul 09.00 Wita tercatat 18.415 orang meningkat dari hari sebelumnya yakni 24.914 orang. Sepeda motor 2.099 unit naik dari hari sebelumnya yakni 1.738 unit. Mobil pribadi 2.507 unit dimana hari sebelumnya 2.148 unit. Pick up 565 unit dan dihari sebelumnya 542 unit. Bus sebanyak 345 unit, dihari sebeluknya ada 321 unit. Truk 1631turun dari hari sebelumnya yakni 1798 unit.

BACA :  Pemkab Jembrana Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan 2024

Sementara itu Kapolres Jembrana, AKBP Dewa Gde Juliana mengatakan untuk pengguna jasa yang masuk Bali puncaknya pada Selasa (27/12/2022) dimana ada hampir 30 orang masuk Bali. Sedangkan untuk arua Bali puncaknya akan mulai 1 Januari dan berlanjut tanggal 2 dan 3 Januari.

“Ini menjadi antisipasi kita,” ujarnya.

Pihaknya sudah mempersiapkan pola-pola pengaturan arus lalulintas menuju pelabuhan. Selain itu juga sudah menyiapkan kantong parkir untuk mengurangi antrean jika didalam pelabuhan ada penumpukan kendaraan.

“Jika nanti situasi padat maka kendaraan kita alihkan ke kargo. Kemudian keluarnya kita atur melalui jalan perkampungan, sama seperti saat arua mudik,” jelasnya.

Kapolres juga menghimbau agar masyarakat bisa membeli tiket penyeberangan secara mandiri agar tidak ngantre di loket-koket tiker.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular