Sabtu, Juli 20, 2024
BerandaDenpasarAstaga, Korban Tewas Akibat Ledakan Gas Elpiji Tambah Lagi 7 Orang

Astaga, Korban Tewas Akibat Ledakan Gas Elpiji Tambah Lagi 7 Orang

DENPASAR, balipuspanews.com – Karyawan yang tewas pasca kebakaran Gudang Gas LPG di Jalan Cargo Taman I, Banjar Uma Sari, Ubung Kaja, Denpasar Utara, kembali bertambah. Saat ini jadi 7 orang. Korban ke 7 berinisial K,61.

Korban tidak dirawat di RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah, tapi di RSUD Wangaya Denpasar sejak 9 juni 2024. Menurut dokter yang menangani di rumah sakit tersebut dr. Edi Wirawan, korban menderita luka bakar derajat II 57,5 persen.

“Luka korban kena bagian muka dan jalan nafas, leher, kedua tangan dan kaki,” beber Edi, Kamis (13/6/2024).

Nahas, nyawa pria asal Tembok Rejo, Banyuwangi, Jawa Timur itu tak tertolong dan dinyatakan meninggal pada Rabu 12 Juni 2024 sekitar pukul 06.16 WITA.

Diketahui, korban ke 6 berinisial YWP. Pria berusia 24 tahun ini diketahui meninggal pada Rabu 12 Juni 2024. YWP meninggal dunia pada Rabu 12 Juni 2024 sekitar pukul 17.20 WITA.

YWP mengalami tingkat luka bakar sebesar 81 persen. Dia sempat menjalani perawatan di RS Surya Husadha, Ubung. Namun karena kondisinya kritis, YWP dirujuk ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah dan ditempatkan di Burn Unit. Tapi selama di rawat di RSUP, kondisi YWP makin memburuk akibat luka bakar yang dideritanya. Apa mau dikata, nyawa YWP tak tertolong hingga akhirnya dokter menyatakan meninggal dunia.

BACA :  Pembangunan Pasar Umum Negara Sudah 92 Persen

Diberitakan sebelumnya, ada lima korban jiwa akibat kebakaran Gudang Gas LPG milik pria berinisial S. Mereka adalah P,43, meninggal pada Senin 10 Juni 2024 sekitar pukul 13.45 WITA. EH,43, meninggal pada Senin 10 Juni 2024 sekitar pukul 02.00 WITA dan YA,33, pada Selasa 11 Juni 2024 sekitar pukul 03.10 WITA. PJ,31, meninggal pada Selasa 11 Juni 2024 sekitar pukul 21.30 WITA, serta RA,23, meninggal pada Rabu 12 Juni 2024 sekitar pukul 10.30 WITA.

Sementara itu, masih ada 11 korban lagi yang masih menjalani perawatan intensif di Burn Unit RSUP Prof. Dr. IGNG Ngoerah. Mereka adalah AT,25, dengan luka bakar grade II AB 72 persen (Dipakaikan ventilator).

DS,49, dengan luka bakar grade II AB 84 persen (ventilator); MS,27, dengan luka bakar grade II AB-III 84 persen (ventilator); YAZ,25, dengan luka bakar grade II AB 45,5 persen (spontan/belum pakai ventilator).

Kemudian, EBS,37, dengan luka bakar grade II AB-III 80 persen (spontan). YWP,24, dengan luka bakar grade II AB – III 81 persen (ventilator); MUE,33, dengan luka bakar grade II AB – III 71 persen (ventilator); DPR,19, dengan luka bakar grade II AB – III 73 persen (ventilator). S,47, luka bakar IIAB-III 30 persen (Ventilator).

BACA :  Cium Kejanggalan Saat Verfak, Ismaya Menduga Ada Pihak Yang Ingin Menjegal Calon Independen

Lanjut, MB,29, luka bakar grade IIAB-III (Ventilator). DS,36, luka bakar grade IIAB – III 79 persen (Ventilator), serta WS,35, dengan luka bakar 80 persen, yang dirujuk dari RSD Mangusada Kapal.

Penulis : Kontributor Denpasar 
Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular