sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com — Buleleng khususnya Singaraja, tak pernah sepi untuk urusan musik. Selalu saja ada penyanyi atau grup band baru yang muncul, dan sudah tentu mereka juga mencoba tampil dengan karya sendiri. Salah satunya adalah Asterisk, yang dalam bahasa Latin bermakna bintang kecil.

Mengawali debutnya di kancah rekaman lagu Bali, belum lama ini Asterisk merilis dua lagu sebagai awal perkenalan. Masih mengandalkan media berbagai Youtube seperti kebanyakan musisi saat ini. Asterisk mencoba untuk kebolehan dengan dua karya mereka, “Kenangan Manis” dan “Megedi”.

Nah, dua video klip lagu tersebut pelan tapi pasti mendapat perhatian dan penikmat musik terutama penggemar lagu berbahasa Bali.

Meski tergolong anyar, personel yang mendukung Asterisk bukanlah wajah baru dalam urusan bermusik. Bahkan band ini sendiri sudah terbentuk sejak lima tahun silam, berawal dari panggung parade dan festival band, hingga kerap diminta mengisi berbagai acara. Hanya karena kesibukan kerja masing-masing personel, mereka baru bisa menuntaskan keinginan rekaman dan merilis karya tahun ini.

Asterisk saat ini didukung vokalis I Putu Agus Mertayasa, gitaris Putu Rico Miharja, drummer Kadek Diatmika, bassist I Kadek Delly Suparditya. Menyatakan diri sebagai pengusung genre pop rock, nama Asterisk diambil dari bahasa Latin akhir, Aasteriscus yang berarti bintang kecil.

 

“Banyaknya pemunculan band-band indie di Bali mendorong kami untuk turut tampil, membentuk satu band dengan warna musik yang sedikit berbeda. Kami yang sama-sama mencintai musik bertekad akan terus berusaha untuk memberikan yang terbaik,” singkat Ricko, gitaris Asterisk.