Minggu, Oktober 25, 2020
Beranda Bali Jembrana Atap Gedung Tua Ambruk

Atap Gedung Tua Ambruk

NEGARA,balipuspanews.com- Warga yang biasa bermain bulutangkis di gedung sebelah lapangan Gilimanuk harus berhati-hati jika mengunakan gedung tersebut. Sebab, gedung yang sudah tua itu atapnya mulai ambruk karena kerangka kayunya lapuk.

Atap gedung bulutangkis disebelah barat lapangan Gilimanuk itu mulai ambrol sejak beberapa hari lalu. Awalnya yang ambrol adalah atap asbes di pojok barat laut gedung. Kemudian secara perlahan luas yang ambruk semakin banyak termasuk plapon dan kayu kerangka atap.

“Atap gedung itu jebol karena kayunya sudah lapuk sehingga tidak kuat menahan goncangan akibat hujan dan angin kencang,” ujar seorang warga Minggu (2/2).

Beberapa warga lainya mengatakan, gedung bulutangkis itu memang sudah tua dan dibangun sekitar tahun 70 an. Awalnya gedung itu merupakan bioskop.

Setelah tidak lagi digunakan untuk memutar film, gedung tersebut kemudian digunakan untuk tempat bermain bulutangkis serta acara-acara lainya.

Saat penataan lapangan Gilimanuk dilakukan beberapa tahun lalu gedung tua itu rencananya akan dibongkar untuk dijadikan ruang terbuka dan tempat parker. Namun karena ada permintaan dari pengemar bulutangkis dan gedung itu dianggap memiliki sejarah bagi mereka, pembongkaran urung dilaksanakan.

” Karena atapnya jebol maka sangat membahayakan. Jangan sampai nanti saat ada yang main bulutangkis terjadi jebol susulan karena kayunya sudah lapuk,” tambah warga lainya.

Sementara itu Lurah Gilimanuk Gede Wariana Perbawa letika dikonfirmasi mengatakan, ambruknya atap gedung bulutangkis di lapangan Gilimanuk itu sudah dilaporkan ke kecamatan.

Menurutnya gedung itu masih belum jelas asset milik siapa, apakah milik Pemkab atau bukan karena dokumenya masih belum ditemukan.

“Saat ini pengelolaan diserahkan ke LPM namun dokumenya belum ada. Ini masih ditelusuri gedung itu apakah milik asset Pemkab. Sehingga nanti jelas apakah akan diperbaiki atau dihapus,” jelasnya(nm/bpn/tim)

- Advertisement -

Warga Temukan Orok di Parit Areal Jogging Track Sanur Kauh

SANUR, balipuspanews.com - Penemuan orok membusuk berlangsung di pinggir parit areal jongging track di Jalan Prapat Baris, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Jumat (23/10/2020) sekitar...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of