Atlet Porprov Jembrana Gagal Capai Target

Atlet Porprov XV kontingen Jembrana
Atlet Porprov XV kontingen Jembrana

JEMBRANA, balipuspanews.com– Meski sudah melakukan persiapan secara makaimal dan mendapat dukungan penuh dari Pemkab Jembrana namun atlet-atlet Porprov Jembrana masih belum mampu meraih target yang diberikan. Sampai Porprov Baki ke XV berakhir Jembrana berada di peringkat ke 7 dari 9 kabupaten/kota yang ikut.

Dengan berada di peringkat ke 7 atau bertahan pada peringkat Porprov sebelumnya maka terget yang dibebankan oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba saat melepas atlet Porprov Jembrana beberapa waktu lalu yakni peringkat keempat tidak tercapai.

Bahkan target awal yang ditetapkan pengurus KONI yakni peringkat kelima juga tidak tercapai. Meski target peringkat tidak tercapai, namun perolehan medali mengalami peningkagan.

Pada Porprov XlVJembrana meraih 78 medali yakni 11 emas, 21 perak, dan 46 perunggu, kali ini Jembrana meraih17 medali emas, 28 medali perak dan 57 medali perunggu atau totalnya 102 medali.

Wakil Ketua KONI Jembrana, I Putu Adi Paramartha mengatakan, pada Porprov XV tahun 2022 ini Jembrana memang belum mencapai target yakni peringkat 5 dari KONI Jembrana dan peringkat 4 dari Bupati Jembrana, I Nengah Tamba.

“Namun perolehan medali naik 24 medali dari porprov sebelumnya,”ujarnya.

Peningkatan perolehan medali ini patut diapresiasi mengingat persiapan yang dilakukan di tengah pandemi Covid -19 masih minim. Untuk bonus kepada atlet Porprov yang meraih medali belum bisa diberikan sekarang.

Anggaran bonus atlet Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Jembrana sudah mengalokasikan dalam APBD induk 2023. Sehingga, pencairan pada awal tahun anggaran 2023 mendatang.

“Awal tahun mudah-mudahan bisa bisa dicairkan,”ungkapnya.

Mengenai nilai bonus, KONI mengusulkan bonus naik atau minimal sama dengan bonus pada Porprov sebelumnya. Koni sebelumnya sudah mengusulkan, untuk bonus emas dari Rp 50 juta, naik menjadi Rp 60 juta, perak dari Rp 15 juta menjadi Rp 20 juta dan perunggu Rp 5 juta menjadi Rp 10 juta.

“Kami harapannya naik, tetapi tergantung dari kebijakan bupati,” terangnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

Redaksi | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik | Privacy Policy | Copyright | About Us
Member of
Exit mobile version