Senin, Juli 22, 2024
BerandaDenpasarAudiensi ke Gubernur, Dewan Pendidikan Buleleng Mohon Hibah Lahan Pembangunan SMPN 6...

Audiensi ke Gubernur, Dewan Pendidikan Buleleng Mohon Hibah Lahan Pembangunan SMPN 6 Gerokgak

DENPASAR, balipuspanews.com – Sejumlah SMPN di Wilayah Kecamatan Gerokgak setiap ada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) selalu mengalami overload.

Melihat permasalahan tersebut Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng mencoba bertemu dengan Gubernur Bali, Wayan Koster, pada Rabu (31/5/2023) lalu di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar.

Dalam pertemuan itu, Dewan Pendidikan Buleleng memohon kepada Gubernur Bali untuk menghibahkan lahan milik Pemprov Bali untuk pembangunan sekolah baru yakni SMPN 6 Gerokgak.

Usulan itu disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng, Dr. I Made Sedana, M.Pd. didampingi oleh Sekretaris Dewan Pendidikan, Dr. I Made Bagus Andi Purnomo, M.Pd, dan anggota I Putu Mardika, S.Pd, M.Si.

Kepada Gubernur Koster, Sedana yang juga menjabat Waka I STAHN Mpu Kuturan Singaraja memaparkan sejak dilantik pada Juni 2022 lalu oleh Bupati Buleleng, Dewan Pendidikan terus bergerak melakukan sosialisasi khususnya menyangkut tugas dan fungsi dewan Pendidikan dalam melakukan pengawasan. Terutama pada sekolah jenjang TK, SD dan SMP.

“Kami sudah beberapa kali roadshow ke sekolah-sekolah. Hasilnya paling banyak ditemukan persoalan sarana dan prasarana. Namun ada yang kami rasa cukup urgen dan perlu segera ditangani yaitu pembangunan sekolah SMP baru di Kecamatan Gerokgak, karena setiap PPDB selalu ada kendala dan sekolah lain sudah overload,” papar sedana.

BACA :  Gunakan Jalur Resmi, Hasan Basri Sebut Zero Cost untuk Calon Pahlawan Devisa

Atas persoalan ini, Sedana berharap Gubernur Koster bisa menghibahkan tanah provinsi untuk pembangunan SMPN 8 Gerokgak. Terlebih Pemprov Bali memiliki sejumlah lahan yang tersebar di wilayah Gerokgak.

“Ini memang mendesak. Pembangunan Gedung SMPN 8 Gerokgak harus segera terealisasi. Karena setiap tahun penerimaan siswa baru selalu ada masalah karena jumlah peserta didik yang melebihi daya tampung,” imbuhnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta agar guru-guru di Buleleng mendapat perhatian peningkatan kesejahteraan. Ini bisa dilakukan dengan memberikan Tunjangan Perbaikan Penghasilan sehingga guru-guru semakin sejahtera.

Disisi lain, Gubernur Bali, Wayan Koster yang menerima langsung rombongan dari Dewan Pendidikan Buleleng menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan dalam meningkatkan Pendidikan khususnya di Bali Utara.

Koster pun mengakui jika persoalan Pendidikan menjadi tanggung jawab seluruh stake holder.

“Kami apresiasi, karena sudah mengawal Pendidikan dengan turun langsung ke sekolah-sekolah,” singkatnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular