27.6 C
Denpasar
25/05/2022, 3:31 AM
advertisementspot_img
NasionalJakartaAudit BPK atas Kinerja Efektifitas Pusat Perekonomian Baru, Pemprov Bali Diminta Segera...

Audit BPK atas Kinerja Efektifitas Pusat Perekonomian Baru, Pemprov Bali Diminta Segera Menindaklanjuti

balipuspanews google news

JAKARTA, balipuspanews.com – Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Agung Firman Sampurna menyerahkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun 2021 kepada Pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dalam rapat paripurna DPD RI di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/12/2021).

Salah satu hasil pemeriksaan pemerintah daerah BPK juga menyasar pemeriksaan kinerja atas efektivitas pembangunan dan pengembangan pusat perekonomian baru tahun 2020 yang dilaksanakan Pemprov Bali.

“Hasil pemeriksaan kinerja atas efektivitas pembangunan dan pengembangan pusat perekonomian baru mengungkapkan 4 temuan yang memuat 6 permasalahan ketidakefektifan”. Bunyi IHPS I 2021 yang disampaikan BPK.

Dalam laporannya, BPK menyebut Pemprov Bali telah melakukan upaya pembangunan dan pengembangan pusat perekonomian baru tahun 2020 untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat, antara lain pertama, melaksanakan pemantauan dan pengawasan yang dilakukan melalui kunjungan lapangan ke lokasi usaha dengan menggunakan Dana Dekonsentrasi dari BKPM dan APBD Provinsi Bali.

Kedua, memfasilitasi sarana dan prasarana kepada pelaku usaha berupa: revitalisasi pasar, penyediaan tempat pameran produk usaha/stand pameran untuk para pelaku usaha peserta pameran secara gratis melalui beberapa kegiatan pameran tahun 2019 dan 2020, memfasilitasi pelaksanaan pemberian bantuan peralatan penunjang produksi.

Ketiga, melaksanakan identifikasi dan pendampingan kepada pelaku usaha terkait merek, kemasan, dan label, baik secara proaktif melakukan pembinaan langsung ke tempat pelaku usaha maupun dengan cara menerima konsultasi dari pelaku usaha.

Baca Juga :  Kodam IX Udayana Ziarah ke Monumen Nasional Taman Pujaan Bangsa Margarana

“Hasil pemeriksaan menyimpulkan terdapat kelemahan yang apabila tidak segera diatasi oleh Pemprov Bali, maka hal tersebut dapat mempengaruhi efektivitas pembangunan dan pengembangan pusat perekonomian baru untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”. Sebut laporan BPK tersebut.

Menurut laporan tersebut, BPK telah menyampaikan permasalahan dan rekomendasi tersebut kepada Gubernur Bali I Wayan Koster.

Dari 6 permasalahan, IHPS I BPK Tahun 2021 hanya menyampaikan 3 permasalahn berikut rekomendasinya. 3 permasalahan yang disampaikan tersebut yaitu:

Permasalahan pertama. Upaya Pemprov Bali dalam mendorong peningkatan penanaman modal pada tahun 2020 belum optimal dan belum didukung pemberdayaan usaha dan promosi potensi penanaman modal di luar Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan (Sarbagita) dengan memadai.

Hal ini ditunjukkan dengan pelaksanaan ketentuan pemberian insentif dan/atau kemudahan kepada masyarakat dan/atau penanam modal yang belum efektif, hasil pemetaan peluang penanaman modal belum sepenuhnya didokumentasikan ke dalam aplikasi Sistem Informasi Potensi Investasi Daerah/Potensi Investasi Regional (SIPID/PIR) dan pelaksanaan pemberdayaan usaha kepada pelaku usaha kecil atau UMKM belum mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dalam rangka menekan biaya kegiatan.

Akibatnya, peningkatan realisasi penanaman modal yang lebih merata di wilayah Provinsi Bali sebagaimana yang tercantun dalam RPJMD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun 2018-2023 per 31 Desember 2020 tidak dapat tercapai.

Atas permasalahan tersebut, BPK merekomendasikan kepada Kepala Dinas PMPTSP Provinsi Bali lebih optimal antara lain melaksanakan: penyelenggaraan sosialisasi atas kebijakan penanaman modal; transfer knowledge penggunaan aplikasi PIR; dan fasilitasi pembinaan manajemen usaha dan pemuktahiran konten/materi promosi potensi penanaman modal.

Baca Juga :  Dari Partai yang Sama, Alasan Pengamat Nilai Puan Maharani Sosok Tepat Lanjutkan Program Pemerintahan Jokowi

Kemudian, permasalahan 2 yang dilaporkan BPK dalam IHPS nya yaitu upaya Pemprov Bali dalam membangun dan mengembangkan kawasan pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Sarbagita tahun 2020 dalam rangka sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat kurang memadai.

Hal ini ditunjukkan dari dokumen perencanaan jangka menengah dengan tahunan baik pada tingkat pemprov maupun perangkat daerah dan program/kegiatan perangkat daerah belum sepenuhnya selaras dalam mendukung pembangunan dan pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Sarbagita.

Akibatnya, kawasan pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Sarbagita dan investasi pada kawasan Bali Timur dan Bali Utara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Bali berpotensi tidak tercapai sesuai dengan target.

Kepala Dinas PMA segera menyusun rancangan perda terkait pedoman, mekanisme, dan pendirian BUPDA untuk diusulkan ke Gubernur; Kepala Dinas PMD Dukcapil lebih optimal dalam membina seluruh BUMDes di luar Sarbagita, untuk memetakan dan mengelola potensi desa masing-masing; dan Kepala Dinkop UKM lebih optimal dalam mendorong koperasi untuk lebih banyak bergerak dalam bidang pemenuhan kebutuhan konsumen dan pemasaran produk sehingga dapat membantu menyerap produk lokal yang ada di wilayahnya.

Atas permasalah tersebut, BPK merekomendasikan kepada Pemprov Bali untuk membuat kajian untuk merencanakan kawasan pembangunan dan pengembangan kawasan ekonomi baru di luar Sarbagita; dan melakukan keselarasan antara RPJMD dengan RKPD pada Dinas PUPR Perkim terkait kegiatan pengembangan kawasan pusat-pusat perekonomian.

Baca Juga :  DPR Agendakan Pengesahan RUU Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Hari Ini

Permasalahan ketiga yang disampaikan BPK RI yaitu upaya Pemprov Bali dalam menggenjot pangsa pasar produk lokal Krama Bali di luar Sarbagita belum optimal, yaitu Baga Utsaha Padruen Desa Adat (BUPDA) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) belum mampu memasarkan Produk Lokal Krama Bali hingga 25% karena BUPDA masih menunggu peraturan pelaksanaan dan BUMDes belum mampu mengidentifikasi dan mengelola potensi desa masing-masing.

Selain itu, pangsa pasar produk lokal Krama Bali pada koperasi tidak mencapai 25% karena unit usaha koperasi didominasi oleh usaha simpan pinjam. Akibatnya ketimpangan kemakmuran antara daerah di luar Sarbagita dengan daerah Sarbagita masih tinggi.

Atas permasalahan tersebut, BPK merekomendasikan kepada Pemprov Bali agar Kepala Dinas PMA segera menyusun rancangan perda terkait pedoman, mekanisme, dan pendirian BUPDA untuk diusulkan ke Gubernur; Kepala Dinas PMD Dukcapil lebih optimal dalam membina seluruh BUMDes di luar Sarbagita, untuk memetakan dan mengelola potensi desa masing-masing; dan Kepala Dinkop UKM lebih optimal dalam mendorong koperasi untuk lebih banyak bergerak dalam bidang pemenuhan kebutuhan konsumen dan pemasaran produk sehingga dapat membantu menyerap produk lokal yang ada di wilayahnya.

Penulis : Hardianto

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -

Terpopuler

Balipuspanews TV
Video thumbnail
Jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Suci Idul Fitri 1443 Hijriah
01:09
Video thumbnail
Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Karangasem Masih Stabil
01:11
Video thumbnail
Pelaku Illegal Logging Ditangkap Petugas TNBB
01:29
Video thumbnail
Memasuki Bulan Ramadhan, Kunjungan Wisatawan ke Desa Penglipuran Menurun
01:23
Video thumbnail
Tahap Perbaikan, Pelabuhan Padangbai Hanya Operasikan Satu Dermaga
01:27
Video thumbnail
Wujudkan Keselamatan Mudik Lebaran, Dishub Denpasar Cek Kondisi Angkutan
02:26
Video thumbnail
Nikahi Wanita Pujaan, Tersangka Narkoba Dikawal Ketat Polisi
03:03
Video thumbnail
Panen Raya, Karangasem Semakin Menggeliat Jadi Sentra Kapas
03:58
Video thumbnail
Jelang Arus Mudik, Sejumlah SPBU di Jembrana Diperiksa
02:41
Video thumbnail
Denpasar Akan Jadi Pilot Project Transisi Energi Bersih
02:29
Video thumbnail
Diserbu Pembeli, Agen Migor Curah di Pasar Negara Kehabisan Stok
01:42
Video thumbnail
Stok Solar untuk Nelayan Mulai Aman
02:17
Video thumbnail
Megangsingan Diinstruksikan Jadi Agenda Rutin Kepariwisataan
03:19
Video thumbnail
Kasus Gigitan Anjing Rabies Terus Bertambah, Vaksinasi Digencarkan di Zona Merah
01:47
Video thumbnail
Desa Adat Gerokgak Segera Buat Upacara Pasca Sejumlah Makam Dirusak Misterius
02:47
Video thumbnail
Kue “Hati” yang Dibagikan kepada Siswa SMP di Gianyar Negatif Narkoba
03:14
Video thumbnail
Orang Tak Dikenal Bagikan Kue ke Anak Sekolah Viral di Medsos, Polisi Lakukan Pengecekan
02:09
Video thumbnail
Percetakan Terbakar, Api Hanguskan Ribuan Naskah Ujian SD dan SMP se Kabupaten Buleleng
03:27
Video thumbnail
Pertamina Buka Suara Terkait Pasokan Pertalite dan Solar
03:07
Video thumbnail
Covid 19 Melandai, Kasus DBD Melonjak di Karangasem
01:34
Video thumbnail
449 Ribu Lebih Unit Motor di Bali Nunggak Pajak
03:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Dimulai Lagi, Sejumlah Sekolah Masih Terapkan PTM Terbatas
02:09
Video thumbnail
BBM Naik, Pertalite Mulai Langka di Gianyar
01:34
Video thumbnail
April 2022, Sebagian Besar Wilayah Karangasem Diperkirakan Memasuki Awal Musim Kemarau
02:04
Video thumbnail
Harga Minyak Curah di Karangasem Merangkak Naik
01:13
Video thumbnail
Selama Tiga Bulan, Kasus Gigitan Anjing Rabies di Jembrana Tertinggi di Bali
01:24
Video thumbnail
Erick Thohir Minta Fasilitas UMKM Lokal Diperluas di Pelabuhan Sanur
02:13
Video thumbnail
Sembahyang ke Pura Besakih Kena Retribusi, Ini Penjelasan Pengelola
02:30
Video thumbnail
Harga Lebih Murah, Warga Rela Antre Beli Migor Curah
01:09
Video thumbnail
Hujan Deras di Desa Mayong, Jalan Utama Sebagian Ambles Tergerus Longsor
01:49
Video thumbnail
Warga Korban Banjir di Desa Pengambengan Mulai Mengeluh Gatal gatal
02:07
Video thumbnail
Masyarakat yang Ikut Vaksinasi dan Bawa Sampah Plastik, Dapat Sembako
02:54
Video thumbnail
Bangkitkan Heritage City Tour, Sejumlah Dokar Gratis Disediakan di Denpasar
02:06
Video thumbnail
Vaksinasi Booster Masih Rendah, Buleleng Terus Kejar Target
02:31
Video thumbnail
BOR di Rumah Sakit Kabupaten Buleleng 1,72 persen
01:52
Video thumbnail
Presiden Jokowi Terima Pebalap MotoGP di Istana Merdeka
02:28
Video thumbnail
Desa Beraban dan Dauh Peken, Tabanan Ditetapkan Sebagai Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar
03:49
Video thumbnail
Tanah dan Air Suci dari Pura Pusering Jagat untuk IKN Nusantara Disaksikan Jokowi
03:57
Video thumbnail
Denpasar Targetkan Cakupan Vaksinasi Booster Capai 50 Persen di April 2022
02:33
Video thumbnail
Seluruh RTH Dibuka, Masyarakat Diimbau Jangan Lengah Prokes
01:32
Video thumbnail
Bookingan Kamar Hotel Penonton Moto GP Mandalika di Karangasem Terancam Batal
01:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Masih Dibatasi 50 Persen
01:45
Video thumbnail
Ribuan Lebih Produk Bernilai Puluhan Juta Hasil Penindakan Loka Pom Dimusnahkan
02:37
Video thumbnail
Pendakian Lewat Jalur Pura Pasar Agung Dilarang Jelang Piodalan Purnama Kedasa
01:29
Video thumbnail
Isoter Asrama Undiksha Ditutup
01:52
Video thumbnail
Kasus Terus Melandai, Vaksinasi Booster di Buleleng Terus Digencarkan
01:49
Video thumbnail
Genjot Vaksinasi Booster, Pemkab Jembrana Juga Sediakan Hadiah Menarik
02:26
Video thumbnail
Volume Sampah di Denpasar Meningkat 20 Persen Pasca Nyepi
02:32
Video thumbnail
PPKM Luar Jawa Bali Diperpanjang 1 14 Maret 2022 di 320 Daerah Level 3
01:57
Video thumbnail
Ratusan Personil Kebersihan Disiagakan Saat Malam Pengerupukan
01:33
Member of