Senin, Februari 26, 2024
BerandaDenpasarAyo! Nikmati Ayam Geprek, Gadis Manis di Dapur 16

Ayo! Nikmati Ayam Geprek, Gadis Manis di Dapur 16

DENPASAR, balipuspanews.com – Pecinta kuliner di Kodya Denpasar semakin banyak pilihan untuk berwisata kuliner. Ayam Geprek Dapur 16 yang berlokasi di jalan Kenyiri Denpasar adalah salah satu tempat yang layak dicoba.

Dengan cita rasa ayam geprek dan selera kekinian, dipastikan pengunjung tidak akan kecewa. Menu andalan yang siap disajikan adalah sambal ekstra pedas.

Owner Dapur 16, Kadek Ratna Wahyuni menyebutkan, latar belakang didirikannya usaha kuliner tersebut tidak lepas dari hoby memasak yang dimilikinya.

Kepada balipuspanews.com, perempuan kelahiran 16 Januari 1997 ini menyebutkan berbagai menu yang di sediakan di Dapur 16 seperti ayam geprek, telur geprek, dan mie geprek lengkap dengan varian minuman segara dari buah kelapa muda.

“Saya mengawali usaha ini berawal dari suka kuliner dan memberanikan diri untuk membuka warung 16 yang berada di Jalan kenyeri, Denpasar ini,” ungkapnya, Senin (8/3/2021).

Diakuinya, dapur 16 ini mulai dibuka sejak awal Pebruari lalu. Namun respon masyarakat terhadap menu andalan geprek yang dijual sudah sangat luar biasa. Bahkan pelanggan bisa membeli dengan cara online selain makan di tempat.

BACA :  Puluhan Penyandang Disabilitas di Denpasar Terima Bantuan Sembako

Bagaimana dengan harga? Dengan wajah riang perempuan asal Desa Peguyangan ini menjawab semua menu yang dijualnya sangat terjangkau tidak akan merogoh krocek yang banyak. Harga menu paling mahal ia banderol seharga 10 ribu rupiah paket lengkap nasi ditambah ayam geprek.

Berbentuk gerbong dengan luas tak lebih dari 2,5 meter x 2,5 meter persegi ini menjadi tempat Wahyuni mengerjakan setiap pesanan baik yang datang secara langsung ke lokasi maupun memesan dengan via WhatApp.

Bagi pencinta kuliner yang malas keluar rumah, namun ingin menikmati Ayam Geprek 16, jangan khawatir. Dapur 16 bakal siap memanjakan konsumen dengan cukup memesan lewat handphone, pesanan akan diantar sampai ke rumah.

“Astungkara hasil jualannya terus meningkat. Kian hari kian bertambah, bahkan kami sudah punya pelanggan tetap,” bebernya dengan malu-malu sembari menyebut jam buka Dapur 16, bisa dikunjungi mulai dari pukul 12.00 siang hingga 21.00 malam.

Kendati belum memiliki pelanggan yang banyak, ia tetap bersyukur di tengah pandemi ini ia mampu tetap bertahan di balik kebanyakan orang yang susah mencari kerja akibat Lena PHK dari perusahaan.

BACA :  KUA akan Jadi Tempat Pencatatan Nikah Semua Agama, Ini Masukan dari PHDI

“Saya bersyukur masih mampu bertahan dan memiliki skill memasak. Jadi saat susah seperti ini saya mampu membuka peluang baru,” cetusnya.

Dibantu oleh iparnya, Wahyuni kadang kewalahan melayani pengunjung saat jam makan siang dan malam yang membludak datang ke Dapur 16.

Penulis : Nengah Budiarta

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular