Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menerima penghargaan LKHPN 2018 dari KPK yang diserahkan Ibu Basariah Panjaitan di ruang Bidara Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (5/12) kemarin.
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Jakarta, balipuspanews.com-Tiga tahun kepemimpinan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa berbagai prestasi sudah diraih dan ditorehkan, baik di tingkat provinsi maupun yang berskala nasional.

Dengan komitmen yang tinggi akurat dan akuntable yang bertujuan untuk membangun Badung yang kuat dan sejahtera dengan tepat sasaran dan jauh dari korupsi.

Di penghujung tahun 2018 ini sebagai bentuk ketaatan dan kepatuhan dalam pencegahan korupsi terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi dengan memberikan penghargaan LKHPN 2018 kepada Pemerintah Kabupaten Badung .

Penghargaan diserahkan oleh salah satu Petinggi KPK Ibu Basariah Panjaitan diterima langsung oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Acara dilaksanakan pada Penutupan Peringatan Hari Anti Korupsi se Dunia 2018 di panggung utama Harkodia (Hari Anti Korupsi se-Dunia) 2018 di ruang Bidara Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan.

Acara yang dihadiri oleh beberapa kementrian pusat dan lembaga serta pimpinan daerah se Indonesia. Turut hadir juga anggota DPRD Badung IB. Sunartha, Kepala Inspektorat Kabupaten Badung Luh Putu Suryaniti, Kepala Bappeda Made Wira Dharmaja, serta dinas terkait di pemerintahan Kabupaten Badung, Rabu (5/12) kemarin.

Acara peringatan Hari Anti Korupsi se Dunia 2018 dibuka  oleh Presiden RI Joko Widodo dengan pemukulan gong, Rabu (5/12) kemarin, dan hari ini dilanjutkan dengan sarehan dan penyerahan penghargaan kepada kementerian, lembaga, provinsi dan kabupaten/kota dengan kriteria antara lain jumlah total wajib lapor, tingkat kepatuhan pelaporan, ketepatan waktu pelaporan dan jumlah wajib lapor online.

Ketua KPK Agus Raharjo dalam sambutannya mengatakan, laporan harta kekayaan penyelenggaraan negara tidak akan berjalan baik tanpa dukungan lembaga dan instansi.

“Untuk itu sebagai bentuk aspirasi KPK memberikan penghargaan LGKPN 2018 kepada lembaga/instansi, provinsi kabupaten/kota di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta usai menerima penghargaan mengatakan, hal ini sudah menjadi komitmen di Pemerintah Kabupaten Badung untuk menjalankan aturan sesuai  dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku

“Sekarang bagaimana kita  mengimplementasikan serta menjaga dan mentaati aturan yang ada, tentu secara transparan dan bertanggung jawab dengan terus meningkatkan etos kerja yang baik dan menjauhi tindakan korupsi yang dapat merugikan masyarakat,” katanya.

Ditambahkanya, apa yang diraih pemerintah kabupaten Badung dan yang sudah dipercayakan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada pemerintah kabupaten Badung ini harus bisa  dipertahankan dan kedepannya tentu bisa lebih baik lagi untuk membangun Badung yang kuat dan berkarakter di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Kepala Inspektorat Kabupaten Badung Luh Putu Suryaniti menyampaikan, dengan diraihnya penghargaan HKPN 2018 dari KPK di hari Peringatan Anti Korupsi se-Dunia 2018 ini oleh pemerintah kabupaten Badung merupakan komitmen Bupati dan Wakil Bupati Badung beserta semua Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) dan seluruh karyawan/karyawati Pemkab Badung untuk selalu bekerja dan bekerja lebih baik.

“Mari kita jaga dan pertahankan penghargaan yang dipercayakan KPK kepada Pemerintah Kabupaten Badung, semoga di tahun ke depan menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya. (rls/bpn/tim)

 

 

Advertisement

Tinggalkan Komentar...