Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Badung
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Mangupura, balipuspanews.com -Pembangunan bidang pendidikan di Kabupaten Badung dirancang dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan. Hal ini memiliki nilai yang strategis karena keberhasilan suatu daerah dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakatnya sangat dipengaruhi oleh keberhasilan pembinaan sumber daya manusia yang salah satunya dilaksanakan melalui proses pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Badung,  Rabu (11/7)  di Gedung DPRD Badung. Dalam penyediaan layanan pendidikan, ia mendesain beberapa program pendidikan yang pada intinya terbagi ke dalam 3 (tiga) komponen pilar pendidikan, yaitu tenaga pendidik dan pendidikan, sarana prasarana pendidikan serta siswa/peserta didik.

Ketiga komponen ini harus berjalan secara seimbang dalam proses belajar mengajar sehingga output dan outcome yang diharapkan dapat dicapai secara optimal.

“Peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan merupakan salah satu langkah dalam upaya peningkatan mutu tenaga pendidikan dengan merancang kegiatan antara lain olimpiade guru nasional, pembinaan karir guru melalui pengembangan keprofesian serta penguatan kompetensi guru dan kepala sekolah,” ujarnya.

Dalam penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, pihaknya merancang kegiatan antara lain pembangunan unit sekolah baru berupa pembangunan gedung sekolah menengah pertama negeri, sekolah menengah atas negeri, dan sekolah luar biasa serta rehab gedung pendidikan, yang pengelolaannnya akan diatur sesuai tingkat kewenangan dalam pelaksanaan pemerintahan daerah.

“Untuk pembangunan sarana dan prasarana tersebut kami mengalokasikan anggaran sebesar Rp.436.840.237.963,00 (empat ratus tiga puluh enam miliar, delapan ratus empat puluh juta, dua ratus enam puluh tiga rupiah), sedangkan untuk peningkatan kenyamanan dalam pelaksanaan proses belajar mengajar dirancang pengadaan AC dan LCD Proyektor dengan total anggaran sebesar Rp.9.081.207.690,00 (sembilan miliar, delapan puluh satu juta, dua ratus tujuh ribu, enam ratus sembilan puluh rupiah,” jelas Giri Prasta.

Tak hanya itu, untuk meningkatkan akses siswa akan layanan pendidikan, secara berkelanjutan Pemkab Badung secara berkelanjutan merancang program beasiswa, baik untuk siswa yang berasal dari keluarga RTS maupun siswa yang berminat untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri dengan alokasi anggaran tujuh belas miliar lebih.

“Kami mencanangkan untuk tahun 2019 Kabupaten Badung menjadi Centre of Excellence, kami kan membangun human resources. Pikiran kami sederhana, kami tidak berpikir berapa besaran anggaran yang dikeluarkan untuk sektor pendidikan, yang kami pikiran hanya satu, bagaimana nanti anak didik kami generasi muda penerus kami bisa berkualitas. Untuk keluarga miskin bisa mendapat beasiswa, kami sekolahkan di Bali dan wilayah NKRI lainya. Pada tahun 2018 ini kami telah merekrut siswa-siswi asal Badung untuk disekolahkan ke luar negeri. Setelah mereka tamat kami ajak bersama-sama membangun Kabupaten Badung,” jelasnya. (Wij/bpn/tim)

 

 

Advertisement

Tinggalkan Komentar...