Bagikan Bansos Langsung, Perbekel Sangsit Akui Banyak Warganya Belum Dapat Bantuan

Penyaluran Sembako yang dilakukan di Desa Sangsit, Kecamatan Sawan

BULELENG, balipuspanews.com – Banyaknya pembagian sembako yang dikeluhkan salah sasaran membuat dibeberapa desa yang ada di Kabupaten Buleleng melakukan pendataan kembali terhadap warganya yang terdampak Pandemi Covid-19. Salah satu desa yang memastikan warganya memang benar-benar belum pernah mendapatkan bantuan yakni Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Buleleng.

 

Dimana Perbekelnya kembali melakukan kordinasi kepada seluruh Kepala Dusun/Kadus untuk menjajagi langsung warga diwilayahnya yang benar-benar belum pernah terjamah bantuan selama pandemi Covid-19 berlangsung. Bahkan setiap kali bantuan datang pihaknya ikut turun langsung guna memastikan kebenaran data yang ada.

 

“Saya perintahkan Kadus untuk mendata kembali warga di banjar atau dusun. Mereka yang mengetahui dengan pasti mana warga yang belum tersentuh bantuan. Saya pastikan bahwa penyaluran bantuan ini tepat sasaran,” jelas Perbekel Desa Sangsit, Putu Arya Suyasa saat ditemui usai terjun langsung mebagikan sembako kepada warganya, Rabu (28/7/2021).

 

Tak hanya itu, sejumlah 20 paket beras 5 Kilogram telah disalurkan kepada warga terdampak pandemi yang belum pernah mendapat bantuan. Pada kesempatan itu, diakuinya masih banyak warganya yang belum pernah menerima bantuan ditengah pandemi Covid-19.

 

Sementara atas bantuan paket beras dari Kementerian Sosial RI dan Pemerintah Provinsi Bali, dan Pemerintah Kabupaten Buleleng, pihaknya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian pemerintah kepada warga Desa Sangsit.

 

“Saya bersama beberapa Kadus langsung datang ke rumah warga untuk membagikan paket beras, ini khusus untuk warga yang memang belum pernah tersentuh bantuan. Kita fokus kepada warga ini dulu agar merata,” terangnya.

 

Guna memperbanyak dan melakukan pemerataan bantuan yang ada pihaknya juga telah bersinergi dengan beberapa pengusaha di wilayah Desa Sangsit, seperti halnya Indomaret, alfamart dan kantor pegadaian emas untuk berdonasi memberikan paket sembako.

 

“Astungkara kami menargetkan bulan Agustus ini seluruh masyarakat Desa Sangsit yang belum pernah menerima bantuan akan tuntas secara menyeluruh,” tegasnya.

 

Untuk diketahui saat ini bantuan paket beras dari Gubernur Bali telah diterima kembali lewat pendistribusian oleh Dinas Sosial Kabupaten Buleleng melalui PD. Pasar Singaraja dengan jumlah Paket beras yang diterima sebanyak 76 paket yang masing-masing beratnya 5 Kg.

 

Penulis : Nyoman Darma

Editor   : Oka

Redaksi | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik | Privacy Policy | Copyright | About Us
Member of
Exit mobile version