Jumat, Juni 21, 2024
BerandaBadungBahas Ranperda Pungutan Pajak Berbasis Digital, Dewan Sebut Perlu Penyelarasan

Bahas Ranperda Pungutan Pajak Berbasis Digital, Dewan Sebut Perlu Penyelarasan

BADUNG, balipuspanews.com – DPRD Badung dalam waktu dekat ini akan kembali menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif Dewan. Ketua Bapemperda DPRD Badung, Wayan Sugita Putra, SE.,M.AP., mengatakan, ada empat Ranperda Inisiatif di tahun 2024 yang dibahas meliputi UMKM, Desa Wisata, pemungutan pajak berbasis digital dan wawasan kebangsaan.

“Keempat Ranperda Inisatif ini sudah masuk ke Bapemperda. Untuk pembahasan nanti, akan kami lakukan di bulan April tahun 2024. Nanti Ranperda ini selesai, pada Sidang Paripurna Kedua. Jadi, tidak masuk dalam Sidang Paripurna Ketiga,” ungkap politisi asal Desa Ungasan Kuta Selatan, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (26/3/2024)

Disebutkan, pada tahun 2024 ini, tercatat pembahasan Ranperda sebanyak 14 Ranperda, termasuk 4 Ranperda Inisiatif dewan.

Lebih lanjut, Sugita Putra mengatakan, untuk Ranperda tentang pungutan pajak berbasis digital ini, diperlukan penyelarasan Perda yang ada sekarang.

Bahkan, hingga saat ini, didalam Ranperda yang dibahas nanti, khususnya tentang pungutan pajak berbasis digital, lanjutnya ada penekanan serta mendorong, agar pendapatan yang ada di Kabupaten Badung ini betul-betul lebih maksimal dan komperhensif.

BACA :  Subamia Disebut Kandidat Kuat Calon Wakil Bupati, Ini Kata PDIP Klungkung

“Intinya, ketika kita berbicara tentang kenaikan atau pendapatan lebih, perlu adanya digitalisasi optimal,” ujarnya.

Penulis : Kadek Adnyana
Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular