Rabu, Februari 28, 2024
BerandaBangliBahas Ranperda yang Diajukan Eksekutif, DPRD Bangli Segera Bentuk Pansus

Bahas Ranperda yang Diajukan Eksekutif, DPRD Bangli Segera Bentuk Pansus

BANGLI, balipuspanews.com – Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika menindaklanjuti ranperda yang diajukan bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Artha dengan membentuk panitia khusus (Pansus). Nantinya Pansus akan menyampaikan hasil pembahasan kepada pimpinan dewan. Hal itu disampaikan Suastika disela rapat paripurna dengan agenda penyampaian rancangan peraturan daerah ( Ranperda) oleh bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Artha kepada DPRD Bangli, Kamis (21/9/2023).

Politikus PDIP asal Tembuku ini menegaskan, nantinya Ranperda yang ditetapkan sebagai Perda bisa dilaksanakan secara konsisten oleh eksekutif.

Suastika menambahkan, yang terpenting dari Perda adalah asas manfaat yang diterima oleh masyarakat.

“ Berkaitan dengan anggaran untuk penerapan Perda ini tentu kami akan anggarkan,” kata politisi yang dikenal merakyat ini.

Lebih jauh kata Suastika, semua Ranperda yang diajukan eksekutif sangat penting. Contohnya Ranperda penyelenggaraan bantuan hukum.

“ Ini bisa membantu masyarakat kecil yang tidak bisa membayar penasehat hukum. Dengan keberadaan Perda ini, nantinya maka Pemkab bisa membantu,” kata Suastika diplomatis.

Dilain pihak, bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Artha mengatakan, Ranperda yang diajukan kepada dewan adalah Ranperda Pembentukan Desa Pulasari, kecamatan Tembuku, Ranperda Penyelenggaraan Perijinan Berusaha, Ranperda Maskot Bangli dan Ranperda Bantuan Hukum.

BACA :  Marak Upaya Gusur dan Geser Suara, Mahfuz Sidik: Bentuk Kecurangan Pemilu Legislatif

Bupati Sedana Artha mengatakan, untuk pembentukan desa Pulasari, pihaknya mengacu pada UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa. Dimana desa adalah satu kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah. Desa memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat berdasarkan prakarsa dan hak asal usul adat istiadat.

Untuk Ranperda perijinan kata Sedana Artha, tujuannya untuk memberikan kepastian hukum dalam berusaha meningkatkan ekosistem investasi dan kegiatan berusaha serta menjaga kualitas perijinan yang bisa dipertanggungjawabkan.

Bupati Sedana Artha menambahkan, untuk Ranperda Maskot daerah, menurutnya sesuai dengan arah kebijakan yang tertuang dalam Perda nomor 4 tahun 2021 tentang RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Bangli tahun 2021- 2026.

“ Kami memilih Pucuk Bang,” kata Sedana Artha.

Sedana Artha juga memaparkan Ranperda Bantuan Hukum. Menurutnya, Ranperda ini disusun untuk melaksanakan ketentuan pasal 19 ayat 2 UU nomor 16 tahun 2011 tentang bantuan hukum berupa pemberian bantuan hukum kepada warga negara yang tidak mampu membayar penasehat hukum.

Penulis/editor : Oka

BACA :  Turnamen Tenis Meja Meriahkan Peringatan HUT ke-236 Kota Denpasar
RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular