25.4 C
Denpasar
06/10/2022, 2:40 AM
NewsEdukasiBahas Sejarah Migrasi Tingkat Dunia, FBS UNAS Hadirkan Cendikiawan Sastra Kelas Internasional...

Bahas Sejarah Migrasi Tingkat Dunia, FBS UNAS Hadirkan Cendikiawan Sastra Kelas Internasional  

balipuspanews google news
- Advertisement -

JAKARTA, balipuspanews.com – Para pemikir tentang teori Migrasi Internasional berusaha untuk menjelaskan alasan-alasan yang mendasari seseorang untuk bermigrasi. Mengamati dampak yang diberikan oleh diaspora yang bermigrasi, Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Nasional menggelar Seminar Internasional dengan tema “Migration: Language, Literature, and Cultural Perspectives”.

Menurut Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra Drs Somadi Sosrohadi, M.Pd., tema ini seminar ini sangat relevan dengan pemikiran Sutan Taktir Alisabana baik topik maupun situasinya. “Kami mengenang ketika Beliau menyampaikan kuliahnya. Pada abad modern akan terjadi kemajuan teknologi, dan diciptakan mesin terbang, dunia akan menyatu, tidak ada lagi batas wilayah komunikasi, perpindahan barang dan manusia terus terjadi,” katanya, Kamis (4/11).

Sementara itu, dalam sambutannya Rektor Universitas Nasional Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A., mengatakan bahwa sudah bertahun-tahun Universitas Nasional memegang buah pikir Sutan Takdir Alisabana tentang adanya bisnis global.

“Universitas Nasional masih memegang buah pikir Sutan Takdir Alisabana sebagai salah satu pendiri Universitas, seminar ini membahas tentang salah satu buah pikir yaitu adanya bisnis yang mengelobal dan itu berdampak pada presepsi Ini adalah tantangan yang harus di hadapi dalam lingkunagn bisnis global,” ujar Dr. El Amry.

Baca Juga :  Di Forum P20, Puan Ajak Parlemen Dunia Bersama Atasi ‘Scary Effect’ Gejolak Ekonomi Global

Migrasi dan Peran Dispora Dalam Pergeseran Bahasa dan Budaya
Era globalisasi pada dewasa ini secara nyata telah berdampak luas bagi kehidupan sosial.

Hadir sebagai narasumber, Prof. Dr Harry Aveling- Prof. Of Literature nad Translation Studi Monash University menjelaskan hubungan migrasi dengan sastra adalah sebuah pengalaman manusia yang memilih untuk berpindah tempat.

“Kita bicara tentang migrasi dari segi politik, ekonomi, sosiologi, sastra apa hubunganya dengan migrasi. Penyair Amir Hamza adalah contoh penyair dalam sastra yang menuliskan pengalamannya bermigrasi,” jelas Harry dalam materi yang dimoderatori oleh Dra. M.A Inez Sapteno, M.Hum.

Amir Hamza tidak hanya menjadi imigran tetapi juga perantau untuk menimba ilmu dari tempat yang yang lain menuju tempat lain untuk mendeskripsikan kehidupannya. Amir Hamza menuangkannya dalam bentuk syair-syair yang saat ini masih populer dikalangan penggemar sastra.

Baca Juga :  DPR Sahkan Anggota Komnas HAM Terpilih, Puan Berharap Hak-hak Perempuan Semakin Terjamin

Disamping itu, Wawat Rahmawati M.Hum Candidate Doctoral UI dan Dosen Sastra Jepang Universitas Nasional memparkan Jepang dalah merupakan negara tujuan untuk bermigrasi.

“Jepang adalah salah satu negara yang dipilih oleh masyarakat Indonesia bermigrasi untuk meraih mimpinya. Pekerja dari Indonesia migrasi ke Jepang pada pertengahan 1990 dan kebanyakan dari mereka adalah dibawah naungan Kenshuusei (Industrial Training and Techical Program). Migrasi adalah dampak dari globalisasi,” papar Wawat.

Sementara itu pada sesi kedua seminar yang dimoderatori oleh Intan Firdaus, S.S., M.Hum., Prof. Dr. Abdul Hadi MW- Prof of Malay Literature menerangkan konsep merantau dalam budaya melayu yang mengacu kepada pekerja dan para sufi.

“Mengacu kepada pada pekera dan sufi dalam menunutut ilmu pengetahuan dan mencari nafkah untuk dikumpulkan dan dibawa pulang dengan selamat diakhirat maupun dibumi. Penyebaran agama Islam terjadi karena migrasi pendunduk dengan berdagang, Islam terserap melalui para sufi yang melakukan perdagangan dan ber migrasi yang disebut anak dangang,” ungkap Abdul.

Baca Juga :  KIB Didorong Gelar Konvensi Penjaringan Capres untuk Penguatan Barisan Pendukung

Fenomena anak dagang bisa dilihat di syair Hamza Fansuri yang banyak gambaran hidup dari kehidupan sajak dan syair melayu.
Disisi lain, sebagai Antropolog Prof. Phill Marjam Lucking, dari The Hebrew University of Jerusalem menceritakan pengalamannya dalam penelitian merantau di Madura.

“Jadi saya akan berbicara tentang merantau dalam arti menajdi tenaga kerja wanita dimasa sekarang. Ada perbedaan perlakukan terhadap masyarakat di Madura adalah mengenai agama, bagian yang sangat penting adalah bisa pergi ke tanah suci mekah, ini menjadi sumber daya untuk mengakhiri kehidupan yang kurang layak juga setelah dia kembali karena dia dihormati sebagai pekerja keras dan sebagai orang yang berpengetahuan bahkan mungkin sedikit,” ucapnya.

Turut hadir dalam kegiatan Seminar Internasional ketua pelaksana Kepala UPM FBS Lukman Hakim, S.S.,M.ag., Dosen Sastra Inggris Ahmad Mustolih,  Evi Jovita Putri, S.Hum., M.A., Ketua Porgam Studi Sastra Jepang Fairuz, S.S., M.Hum.

Penulis/editor: Ivan Iskandaria.

- Advertisement -
- Advertisment -

Terpopuler

Balipuspanews TV
Video thumbnail
Bupati dan Jajaran Pemkab Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan RI
01:18
Video thumbnail
Sekda beserta Jajaran Pemkab Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Ulang tahun ke-77 Republik Indonesia
01:24
Video thumbnail
DPRD Buleleng Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:14
Video thumbnail
Sambutan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S T Tentang Hari Raya Galungan dan Kuningan
00:53
Video thumbnail
Jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Suci Idul Fitri 1443 Hijriah
01:09
Video thumbnail
Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Karangasem Masih Stabil
01:11
Video thumbnail
Pelaku Illegal Logging Ditangkap Petugas TNBB
01:29
Video thumbnail
Memasuki Bulan Ramadhan, Kunjungan Wisatawan ke Desa Penglipuran Menurun
01:23
Video thumbnail
Tahap Perbaikan, Pelabuhan Padangbai Hanya Operasikan Satu Dermaga
01:27
Video thumbnail
Wujudkan Keselamatan Mudik Lebaran, Dishub Denpasar Cek Kondisi Angkutan
02:26
Video thumbnail
Nikahi Wanita Pujaan, Tersangka Narkoba Dikawal Ketat Polisi
03:03
Video thumbnail
Panen Raya, Karangasem Semakin Menggeliat Jadi Sentra Kapas
03:58
Video thumbnail
Jelang Arus Mudik, Sejumlah SPBU di Jembrana Diperiksa
02:41
Video thumbnail
Denpasar Akan Jadi Pilot Project Transisi Energi Bersih
02:29
Video thumbnail
Diserbu Pembeli, Agen Migor Curah di Pasar Negara Kehabisan Stok
01:42
Video thumbnail
Stok Solar untuk Nelayan Mulai Aman
02:17
Video thumbnail
Megangsingan Diinstruksikan Jadi Agenda Rutin Kepariwisataan
03:19
Video thumbnail
Kasus Gigitan Anjing Rabies Terus Bertambah, Vaksinasi Digencarkan di Zona Merah
01:47
Video thumbnail
Desa Adat Gerokgak Segera Buat Upacara Pasca Sejumlah Makam Dirusak Misterius
02:47
Video thumbnail
Kue “Hati” yang Dibagikan kepada Siswa SMP di Gianyar Negatif Narkoba
03:14
Video thumbnail
Orang Tak Dikenal Bagikan Kue ke Anak Sekolah Viral di Medsos, Polisi Lakukan Pengecekan
02:09
Video thumbnail
Percetakan Terbakar, Api Hanguskan Ribuan Naskah Ujian SD dan SMP se Kabupaten Buleleng
03:27
Video thumbnail
Pertamina Buka Suara Terkait Pasokan Pertalite dan Solar
03:07
Video thumbnail
Covid 19 Melandai, Kasus DBD Melonjak di Karangasem
01:34
Video thumbnail
449 Ribu Lebih Unit Motor di Bali Nunggak Pajak
03:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Dimulai Lagi, Sejumlah Sekolah Masih Terapkan PTM Terbatas
02:09
Video thumbnail
BBM Naik, Pertalite Mulai Langka di Gianyar
01:34
Video thumbnail
April 2022, Sebagian Besar Wilayah Karangasem Diperkirakan Memasuki Awal Musim Kemarau
02:04
Video thumbnail
Harga Minyak Curah di Karangasem Merangkak Naik
01:13
Video thumbnail
Selama Tiga Bulan, Kasus Gigitan Anjing Rabies di Jembrana Tertinggi di Bali
01:24
Video thumbnail
Erick Thohir Minta Fasilitas UMKM Lokal Diperluas di Pelabuhan Sanur
02:13
Video thumbnail
Sembahyang ke Pura Besakih Kena Retribusi, Ini Penjelasan Pengelola
02:30
Video thumbnail
Harga Lebih Murah, Warga Rela Antre Beli Migor Curah
01:09
Video thumbnail
Hujan Deras di Desa Mayong, Jalan Utama Sebagian Ambles Tergerus Longsor
01:49
Video thumbnail
Warga Korban Banjir di Desa Pengambengan Mulai Mengeluh Gatal gatal
02:07
Video thumbnail
Masyarakat yang Ikut Vaksinasi dan Bawa Sampah Plastik, Dapat Sembako
02:54
Video thumbnail
Bangkitkan Heritage City Tour, Sejumlah Dokar Gratis Disediakan di Denpasar
02:06
Video thumbnail
Vaksinasi Booster Masih Rendah, Buleleng Terus Kejar Target
02:31
Video thumbnail
BOR di Rumah Sakit Kabupaten Buleleng 1,72 persen
01:52
Video thumbnail
Presiden Jokowi Terima Pebalap MotoGP di Istana Merdeka
02:28
Video thumbnail
Desa Beraban dan Dauh Peken, Tabanan Ditetapkan Sebagai Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar
03:49
Video thumbnail
Tanah dan Air Suci dari Pura Pusering Jagat untuk IKN Nusantara Disaksikan Jokowi
03:57
Video thumbnail
Denpasar Targetkan Cakupan Vaksinasi Booster Capai 50 Persen di April 2022
02:33
Video thumbnail
Seluruh RTH Dibuka, Masyarakat Diimbau Jangan Lengah Prokes
01:32
Video thumbnail
Bookingan Kamar Hotel Penonton Moto GP Mandalika di Karangasem Terancam Batal
01:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Masih Dibatasi 50 Persen
01:45
Video thumbnail
Ribuan Lebih Produk Bernilai Puluhan Juta Hasil Penindakan Loka Pom Dimusnahkan
02:37
Video thumbnail
Pendakian Lewat Jalur Pura Pasar Agung Dilarang Jelang Piodalan Purnama Kedasa
01:29
Video thumbnail
Isoter Asrama Undiksha Ditutup
01:52
Video thumbnail
Kasus Terus Melandai, Vaksinasi Booster di Buleleng Terus Digencarkan
01:49
Member of