Sabtu, Mei 18, 2024
BerandaBulelengBalap Liar di Pejarakan, Tewaskan Satu Orang Pengendara

Balap Liar di Pejarakan, Tewaskan Satu Orang Pengendara

BULELENG, balipuspanews.com – Seorang remaja berinisial JW,21 harus kehilangan nyawa akibat menyenggol sepeda motor lawannya berinisial AI,20 saat balap liar di Kilometer 71,2 Jalan Singaraja-Gilimanuk Wilayah Dusun/Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.

Berdasarkan informasi yang didapat dari pihak kepolisian kasus balap liar yang tewaskan satu pengendara tersebut terjadi pada Rabu (27/3/2024) sekitar pukul 01.00 WITA. Dimana awalnya JW yang merupakan warga setempat mengendarai sepeda motor (jenis motor belum diketahui) dan AI asal Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng mengendarai sepeda motor Jupiter MX dengan nomor polisi DK-2608-UJ.

Keduanya datang dari arah barat menuju ke arah timur secara beriringan saat melakukan balapan liar. Namun sesampainya di tempat kejadian dengan kecepatan tinggi, JW nekat menyenggol sepeda motor yang dikendarai AI. Keduanya kemudian terjatuh, sialnya sepeda motor milik AI oleng ke kiri jalan dan menabrak seorang penonton yang sedang berada di Utara jalan.

“Kasus ini masih kami dalami sementara ada satu sepeda motor dengan nomor polisi DK 2608 UJ milik AI yang diamankan tapi untuk sepeda motor yang dilawan saat balap liar masih kami cari keberadaannya. Dugaan kami sempat terjadi saling senggol hingga membuat kedua sepeda motor terjatuh dan salah satu menabrak seorang yang berada di Utara jalan,” ungkap Kasatlantas Polres Buleleng AKP Bachtiar Arifin saat dikonfirmasi Jumat (29/3/2024).

BACA :  PLN Jamin Keandalan Listrik Tanpa Kedip saat WWF Berlangsung di Bal

Kejadian tersebut mengakibatkan satu orang tewas dan dua lainnya menjalani perawatan di rumah sakit. Adapun pengendara motor dinyatakan tewas yakni JW dengan kondisi mengalami cidera kepala berat (CKB) karena saat balapan tidak menggunakan helm serta pengamanan.

Kemudian lawannya yakni AI sekarang masih dalam perawatan di RSUP Prof. Ngoerah Denpasar lantaran mengalami bengkak pada bagian mata dan cidera kepala ringan (CKR) akibat saat balapan tidak memakai helm dan pengaman. Sedangkan satu korban lainnya yang ditabrak AI berinisial WA,17 masih dalam perawatan di RSUD Buleleng lantaran mengalami CKR.

“Peristiwa ini mengakibatkan satu orang pengendara meninggalkan dunia setelah sempat dibawa ke Puskesmas II Gerokgak sedangkan dua lainnya masih menjalani perawatan di RSUD dan RSUP Prof. Ngoerah Denpasar. Kami sudah lakukan olah TKP di lokasi kejadian, saat ini kasus masih proses lebih lanjut,” terang dia.

Menyikapi kasus balapan liar di Kabupaten Buleleng bahkan sampai menelan korban, AKP Bachtiar mengaku bahwa selama ini pihaknya melibatkan Polsek-Polsek terus melakukan penyisiran dan patroli malam ke lokasi-lokasi yang diduga sering dipakai sebagai arena balapan liar.

BACA :  Peduli Kelestarian Lingkungan, Pertalife Insurance berikan Pelatihan Eco Enzyme di Bali

Bahkan dibeberapa tempat berhasil terjaring saat patroli. Selanjutnya pihaknya sebagai efek jera dilakukan pembinaan dan mengenakan tindakan berupa tilang. Tapi yang membuat heran, kata AKP Bachtiar para pecinta balapan liar ini tidak pernah kapok dan nekat melakukan aksi yang sama.

“Kalau patroli kami sudah sering lakukan dan beberapa berhasil terjaring, kami juga sering lakukan edukasi ke sekolah-sekolah tentang bagaimana resiko jika ikut balapan liar tapi nyatanya masih saja ada. Jadi berkaca dari peristiwa di Pejarakan, ke depannya kami harus tingkatkan lagi langkah dan upaya untuk menekan terjadinya aksi balap liar agar tidak ada lagi korban-korban berikutnya,” tegasnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular