Bali Kembali Nihil Kasus Meninggal Covid-19

Perkembangan Kumulatif Covid-19 di Bali, Sabtu (21/11)
Perkembangan Kumulatif Covid-19 di Bali, Sabtu (21/11)

DENPASAR, balipuspanews.com – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTTP) Provinsi Bali Dewa Made Indra melaporkan Bali kembali nihil kasus kematian karena Covid-19, Sabtu (21/11).

Selain nihil kasus meninggal, pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Bali kembali bertambah signifikan, sebanyak 74 orang sehingga secara kumulatif mencapai angka 12 ribu lebih atau tepatnya 12.031 orang.

Adapun sebaran pasien sembuh dari sembilan kabupaten/kota yaitu dari Kabupaten Badung sebanyak 8, Denpasar 23, Tabanan 12, Buleleng 2, Gianyar 14, Klungkung 5, Jembrana 4, dan Karangasem 6 orang. Dengan demikian persentase kesembuhan mencapai 91,42 orang.

Dewa Indra yang juga Sekda Provinsi Bali menekankan kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai tatanan kehidupan era baru menuju masyarakat Bali yang produktif dan Bebas Covid-19 seperti selalu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M).

Guna menekan perkembangan kasus Covid-19 di Bali, Gubernur telah mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020, Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease atau Covid-19, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan adalah Rp. 100 ribu bagi perorangan, dan Rp. 1 juta bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

“Mari kita dukung upaya Pemerintah, dengan disiplin melaksanakan protokol kesehatan, dimana saja, kapan saja,” tegas Dewa Indra.

Disamping jumlah pasien sembuh, kata Dewa Indra, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif di Bali juga mengalami penambahan sebanyak 94 orang dengan kumulatif sudah mencapai 13.160 orang.

Dewa Indra menambahkan jumlah pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan terus mengalami penurunan sehingga masih dalam perawatan sebanyak 698 (5,34%), yang dirawat di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Gran Mega, dan BPK Pering.

Penulis : Tim Liputan Covid

Editor : Oka Suryawan