Bali Segera Miliki Badan Pelatihan Kerja Bertaraf Internasional

Anggota komisi IX DPR RI Karyasa Adnyana saat talkshow sosialisasi pendataan keluarga dan kelompok sasaran bangga kencana bersama BKKBN di Tejakula, Buleleng
Anggota komisi IX DPR RI Karyasa Adnyana saat talkshow sosialisasi pendataan keluarga dan kelompok sasaran bangga kencana bersama BKKBN di Tejakula, Buleleng

SINGARAJA, balipuspanews.com – Provinsi Bali tidak lama lagi akan memiliki Badan Pelatihan Kerja Bertaraf Internasional. Kabar baik tersebut tidak lepas dari perjuangan maksimal anggota komisi IX DPR RI I Ketut Kariyasa Adnyana yang terus melakukan lobi di pusat agar Bali mendapatkan “jatah” sebagai tempat pembangunan Badan Pelatihan Kerja Bertaraf Internasional.

Hal tersebut terungkap saat politikus PDIP ini menggelar talkshow Sosialisasi Pendataan Keluarga Dan Kelompok Sasaran Bangga Kencana bersama BKKBN di Desa Penuktukan, Tejakula, Buleleng, Rabu (5/5/2021).

Menariknya, dari tiga Balai Pelatihan Kerja Bertarap Intenasional yang rencananya dibangun pusat, dua akan dibangun di Bali. Dua lokasi pembangunan di Bali akan terletak di Kabupaten Buleleng dan Badung.

Baca Juga :  Peringati HUT Provinsi Bali ke-64 dan Hari Pramuka, Bupati Sedana Arta Menjadi Inspektur Upacara di Alun-alun Kota Bangli

Untuk lahan, Pemprov Bali siap menghibahkan 17,5 hektar lahan untuk pembangunan di Desa Apatas, Gerogak, Buleleng dan 5 hektar di Badung.

Untuk mendapatkan hibah lahan Provinsi itu, Kariyasa Adnyana menyebut tidak lepas dari apresiasi Gubernur Bali I Wayan Koster yang merespon cepat jatah yang didapatkan Bali.

Politisi gaek asal Busungbiu yang duduk lima kali di legislatif ini menyebut, kondisi demografi di Indonesia sesungguhnya saat ini berdampak positif atau menguntungkan dibandingkan dengan negara-negara lain.

Dari demografi tersebut pihaknya melihat kesempatan besar di luar, namun hanya terkendala sumber daya manusia yang harus perlu ditingkatkan agar dapat mengambil peluang-peluang yang ada. Untuk itu, perlu dibangun balai-balai yang diakui.

Baca Juga :  Narapidana Kasus Korupsi PEN Diusulkan Dapat Remisi Kemerdekaan

“Ini yang perlu di dorong, kami mendorong badan kementerian agar dibangun balai edukasi-edukasi atau pelatihan untuk mengisi kuota yang ada tersebut,” ujarnya.

Mewujudkan peluang tersebut, pihaknya (pemerintah) akan membangun tiga balai pelatihan kerja bertaraf internasional untuk mewadahi den memberi peluang bagi generasi muda yang ingin menjadi pekerja migran.

“Saya sangat bersyukur sekali, setelah sempat berkomunikasi dengan Dirjen, dari tiga kuota pembangunan, dua berhasil dibawa ke Bali, dengan anggaran sekitar ratusan milliar dengan syarat harus didukung adanya lahan,” bebernya.

Pihaknya berharap semoga pembangunan balai pelatihan sesuai rencana, karena merupakan hal penting yang menyangkut hajat hidup orang banyak untuk meningkatkan SDM dan membuka lapangan pekerjaan.

Baca Juga :  Ketua MPR Puji Presiden Jokowi di Sidang Tahunan

“Generasi muda kita tinggi minatnya sebagai pekerja migran, sedangkan lapangan pekerjaan di Bali sangat susah. Tentu mereka perlu dilatih, untuk itu mari kita dukung apa yang menjadi program Pemerintah, Gubernur semoga berjalan sesuai rencana,” pungkasnya mengakhiri.

Penulis : Budiarta

Editor : Oka