KARANGASEM, balipuspanews.com – Nama I Gusti Putu Parwata atau akrab dipanggil Gus Par belakangan ini semakin populer dikalangan masyarakat Kabupaten Karangasem.
Bahkan sosok putra dari pengusaha ternama Karangasem I Gusti Made Tusan semakin menjadi pembicaraan setelah baliho bergambar dirinya menghiasi wilayah Bumi Lahar.
Gus Par di dorong maju dalam Pilkada Karangasem November mendatang.
Dukungan untuk maju sebagai Calon Bupati Karangasem tak hanya datang dari relawan GMT yang memang berada di garda terdepan, belakangan dukungan juga datang dari berbagai lapisan dan tokoh masyarakat Karangasem.
“Dukungan dari masyarakat sangat luar biasa, ini yang memberikan saya motivasi untuk mantap maju Pilkada Karangasem disamping restu dari orang tua dan seluruh keluarga. Sejauh ini sejumlah tokoh masyarakat juga sudah mulai merapat menyatakan dukungan mereka agar saya maju pada Pilkada Karangasem,” kata Pria yang juga aktif diberbagai Komunitas tersebut, Sabtu (27/4/2024) di Karangasem.
Terlepas mengalirnya dukungan dari masytakyat, sosok mantan Ke looptua KNPI Karangasem ini juga dinilai sebagai salah satu tokoh muda Gumi Lahar yang sangat visioner, karena dianggap memiliki pandangan untuk Kabupaten Karangasem kedepannya.
“Beliau ikut survei Bacabup Partai Golkar. Bagi saya, beliau merupakan seorang tokoh muda yang visioner, ia punya pandangan untuk bagaimana karangasem kedepannya, kita sangat butuh tokoh muda seperti beliau,” kata Ketua DPD Golkar Karangasem, I Gusti Ngurah Setiawan.
Sementara itu, salah satu nama tokoh muda Partai Golkar Karangasem, Komang Bayuada Yustiawan Karna belakangan juga lumayan melejit. Sebagai pendatang baru dikancah perpolitikan gumi lahar, namanya kini cukup diperhitungkan.
Bahkan, tak sedikit yang menyandingkan nama Bayuada sebagai salah satu opsi tokoh muda, sekaligus pengusaha sukses sebagai Bacawabup mendampingi LP 0Gus Par pada Pilkada Karangasem mendatang.
“Ya Bayuada juga salah satu kader Golkar Karangasem, beliau salah satu tokoh muda yang sangat potensial disamping nama – nama lainnya seperti Nengah Sumardi, Nyoman Musna Antara dan yang lainnya, ” imbuh Setiawan.
Penulis: Gede Suartawan
Editor: Oka Suryawan



