Kamis, Juni 20, 2024
BerandaDenpasarBangkitkan Popularitas Kain Endek, Pemkot Gelar Denpasar Fashion Street

Bangkitkan Popularitas Kain Endek, Pemkot Gelar Denpasar Fashion Street

DENPASAR, balipuspanews.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Denpasar menggelar Denpasar Fashion Street (DFS).

Gelaran dalam memeriahkan peringatan Bulan Bung Karno VI berlangsung di pelataran lobby Gedung Dharma Negara Alaya, Lumintang, Sabtu (8/6/2024).

Seremoni pembukaan ditandai dengan pemencetan tombol oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Wali Kota, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua Harian Dekranasda Provinsi Bali, I Wayan Jarta, Ketua DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Ketua DWP, Ny. I.A Widnyani Wiradana.

Tampak hadir pula dalam kesempatan tersebut, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Forkopimda Denpasar, pimpinan OPD Pemkot Denpasar, dan para tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan malam itu, 10 desainer lokal yang didukung Institut Seni Indonesia Denpasar serta Institut Desain dan Bisnis Bali (IDB) hadir dengan beragam karya busana dari bahan dasar Tenun Ikat Endek Bali di panggung catwalk modeling DFS.

BACA :  Eks Ajudan Prabowo, Sudaryono Digadang Jadi Gubernur Pilihan Masyarakat Jateng

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara usai menyaksikan penampilan karya-karya desainer, memberikan apresiasi pelaksanaan DFS yang melibatkan desainer-desainer berbakat dan membangkitkan popularitas kain endek dalam memeriahkan Bulan Bung Karno VI.

“Pelaksanaan DFS diharapkan dapat meningkatkan industri fashion lokal di Bali, memberikan platform bagi desainer lokal untuk memamerkan karyanya,” ujar.

Ketua Dekranasda Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyampaikan, pelaksanaan DFS juga mampu menciptakan peluang bisnis bagi pemilik pengusaha fashion, serta memperkenalkan kekayaan budaya Bali melalui desain pakaian berbahan dasar tenun ikat endek Bali dan aksesori. Selain itu, acara tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan yang tertarik dengan belanja fashion di Bali khususnya Denpasar.

“DFS menghadirkan sentuhan unik dari kekayaan budaya Bali yang kaya. Dari gaun tradisional hingga desain modern dengan nuansa lokal kain tenun ikat endek, dan memadukan gaya serta warisan budaya secara menarik serta berharap kegiatan ini bisa kembali mempopulerkan dan memperkenalkan “kain endek” yang merupakan salah satu warisan budaya ke kancah nasional maupun internasional,” ujar Antari Jaya Negara.

BACA :  Semarakan HUT Kota Amlapura ke-384, 96 Pelaku UMKM Siap Ikuti Pameran

Sementara Kadis Perindag Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari menambahkan, tenun ikat endek Bali saat ini telah menjadi pakaian keseharian maupun pakaian kantoran. Hal ini terus dikuatkan Pemkot Denpasar dalam binaan-binaan Dekranasda Denpasar, dan dalam DFS mengangkat tema Sanja Dewangga. Yang bermakna kain indah yang mempesona.

Mengusung konsep campaign for all, jadi siapapun bisa ikut berlenggang dalam streetwalk dengan dresscode Endek Streetstyle.

“Saat ini seluruh kalangan telah menggunakan endek, dan dalam menyambut Bulan Bung Karno kita berikan ruang kepada desainer untuk menampilkan karyanya dan telah membentuk kelompok Denpasar Desain Mode,” ujarnya.

Penulis: Gde Candra
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular