Bupati Made Gianyar
Bupati Made Gianyar
sewa motor matic murah dibali

BANGLI, balipuspanews.com – Bupati Bangli I Made Gianyar selaku Inspektur upacara dalam rangka apel peringatan HUT Provinsi Bali yang ke-61 tahun 2019 dan dirangkaikan HUT Pramuka yang ke-58 tahun 2019 yang dilaksanakan Rabu, (14/08) di Lapangan Kapten Mudita Bangli, peringatan ini dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda),Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ASN, unsur TNI/Polri, dan Siswa SMP,SMA/SMK se Kabupaten Bangli.

Selaku Inspektur Upacara, Bupati Bangli I Made Gianyar membacakan sambutan Gubernur Bali  disampaikan bahwa, visi pembangunan provinsi Bali adalah nangun sat kerthi loka bali, melalui pola pembangunan semesta berencana menuju bali era baru, yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan krama bali yang sejahtera dan bahagia, sekala niskala  menuju kehidupan krama dan gumi bali sesuai dengan prinsip trisakti bung karno yaitu berdaulat secara politik, berdiri secara ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah dan terintegritas dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai pancasila 1 juni 1945.

Bali era baru diwujudkan dengan menata secara fundamental dan komprehensif pembangunan bali yang mencakup tiga aspek utama yaitu alam, krama dan kebudayaan bali berdasarkan nilai-nilai tri hita karana.

Sehubungan dengan telah berlakunya sejumlah peraturan daerah dan peraturan gubernur, pihaknya mengajak krama bali dan semua pihak terkait agar benar-benar menaati dan melaksanakan peraturan tersebut demi masa depan bali yang lebih baik.

Guna mewujudkan visi pembangunan bali dan demi keutuhan bali maka pembangunan bali harus diselenggarakan secara terpola dan terintegritas dengan pendekatan satu kesatuan wilayah, yaitu satu pulau, satu pola dan satu tata kelola.

Pihaknya mengajak semua kepala daerah kabupaten/kota se-bali dan semua pihak, hilangkanlah egoisme wilayah dan egoisme sektoral. (rls/bpn/tim)