22/09/2020, 12:39 AM
Beranda News Bangun Bandara Mirip Changi, Made Urip : Revitalisasi Pelabuhan Benoa Jangan Utak-atik...

Bangun Bandara Mirip Changi, Made Urip : Revitalisasi Pelabuhan Benoa Jangan Utak-atik Perairan Teluk Benoa

JAKARTA, balipuspanews.com-Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengingatkan komitmen pemerintah untuk tidak mengutak-atik lagi status perairan Teluk Benoa sebagai Kawasan Konservasi Maritim (KKM) yang telah diputuskan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Nomor 46/KEPMEN-KP/2019 tentang KKM Teluk Benoa di Perairan Provinsi Bali tertanggal 4 Oktober 2019.

Kepmen yang ditandantangani oleh Menteri KKP sebelumnya, Susi Pudjiastuti itu merupakan tindaklanjut usulan dari Gubernur Bali Wayan Koster.

“Reklamasi itu sudah selesai. Sudah ada kesepakatan antara Gubernur dan menteri bahwa reklamasi Teluk Benoa tidak dilanjutkan,” tegas Anggota Komisi IV DPR RI Made Urip, Jumat (22/5/2020).

Penegasan disampaikan Made Urip menyikapi pernyataan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang berencana akan membangun Pelabuhan Benoa di Bali mirip seperti Bandara Changi di Singapura. Revitalisasi Pelabuhan Benoa tersebut akan difokuskan untuk menarik lebih banyak wisatawan.

Erick juga mengatakan ke depannya, Pelabuhan Benoa akan terintegrasi dengan Bandara Ngurah Rai.

“Kalau mau revitalisasi Pelabuhan Benoa silakan saja, tapi jangan utak-atik perairan Teluk Benoa,” imbuh Urip.

Ia juga mengingatkan semua pihak untuk menjalankan rekomendasi Komisi IV DPR RI, hasil rapat kerja antara Komisi IV DPR RI dengab Menteri KKP pada tahun 2015 lalu, untuk tidak melanjutkan reklamasi Teluk Benoa.

Lebih jauh, politisi dari PDI Perjuangan itu menegaskan sikap masyarakat Bali secara sosiologi masih tetap sama, menolak keras kawasan perairan Teluk Benoa direklamasi untuk kegiatan bisnis.

“Reaksi masyarakat Bali sudah pasti yang kembali terusik kalau sampai reklamasi diutak-atik lagi. Karena di situ ada kawasan suci. Jadi kami minta jangan main-main dengan orang Bali,” tegasnya.

Untuk diketahui, pernyataan Menteri BUMN Erick Thohir merevitalisasi Pelabuhan Benoa menindaklanjuti kunjungan kerja ke Pelabuhan Benoa pada Februari 2020 lalu.

Iapun menunjuk PT Pelindo III (Persero) selaku pengelola Pelabuhan Benoa saat ini tengah mengembangkan area Bali Cruise Terminal (BCT) untuk menampung kapal pesiar pembawa wisatawan mancanegara.

Penulis/Editor: Hardianto

- Advertisement -

Sepintas Seperti WNA Mayat Tanpa Identitas, Gegerkan Warga Desa Penuktukan

BULELENG, balipuspanews.com - Penemuan sosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di Pantai Palisan, Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula sekitar pukul 06.00 Wita oleh seorang warga...

Turis Wanita Asal Ukraina Dijambret di Jalan Raya Semer, Pelaku Masih Dikejar Polisi

KUTA UTARA, balipuspanews.com - Usai galungan, jambret kembali beraksi. Kali ini menimpa seorang turis wanita asal Ukraina, berinisial DB. Korban terjatuh dan luka-luka setelah...
Member of
Dewan Pers

Download Balipuspanews
Google Play