21/09/2020, 11:26 PM
Beranda Bali Denpasar Bangun Kewirausahaan Dimasa Pandemik Corona, Siswi SMK Ini Belajar Jual Gorengan

Bangun Kewirausahaan Dimasa Pandemik Corona, Siswi SMK Ini Belajar Jual Gorengan

DENPASAR, balipuspanews.com – Jiwa kewirausahaan Ni Kadek Ita Amanda Pratiwi, salah satu siswi SMK di Denpasar mulai terbangun.

Hal ini terlihat dari semangat siswa jurusan tata boga itu berjualan gorengan dimasa pandemik Covid -19.

Selain belajar bikin usaha sendiri, ABG yang akrab dipanggil Ita itu berjualan gorengan karena ingin membantu meringankan beban orang tuanya.

Pasalnya, dimasa Covid-19 ini, orang tuanya kehilangan sebagian penghasilan. Inisiatif untuk membuat membuat gorengan ini Ita dapatkan dari youtube.

“Kami belajar lewat handphone, tidak perlu kemana-mana, kita bisa belajar otodidak,” sebutnya Minggu (31/5/2020).

Untuk jualan gorengan, modal awal yang dibutuhkan Ita tidak begitu banyak. Dia mengaku mengeluarkan modal awal Rp 80 ribu.

Ditemui dirumahnya jalan Wibisana, Pamecutan Kaja, Denpasar Utara, Ita menceritakan proses pembuatan gorengan tahu isi yang ia buat juga dibantu saudara dan orangtuanya.

Dengan melakoni dunia berdagang ini, ia mengaku mendapatkan ilmu untuk belajar disiplin dan cara belajar untuk bertahan hidup.

Lantas ketika ditanya mengapa memilih untuk berjualan gorengan? Ita mengatakan, selain cara membuatnya mudah, biaya ringan, peminatnya juga banyak hal ini yang membuat dirinya tertarik untuk menjual gorengan.

Dari melakoni bisnis kecil-kecilan ini, ia harus rela bangun subuh pukul 03.00 untuk mempersiapkan dagangan kemudian untuk dikirim ke warung-warung.

Perempuan belum genap berusia 17 tahun ini merasa senang bisa membantu ekonomi keluarga dan bisa memenuhi keperluan pribadinya.

“Ini sisi positif dari Covid-19, selain merupakan wabah penyakit, kondisi saat ini juga mengajarkan kita untuk belajar menghargai waktu, belajar hidup sehat dan belajar cara bertahan hidup,” jelasnya dengan nada malu-malu.

Dalam sehari, Ita mengaku mampu mampu membuat 100-150 biji gorengan untuk dipasarkan ke warung maupun melalui sosial media.

“Semenjak Covid ini saya juga dirumahkan dari tempat saya training di hotel,” imbubnya.

Dari bisnis ini, Ita mengaku mampu menghasilkan laba sekitar 30 sampai 50 ribu jika dagangannya laku semua.

“Namanya juga berusaha, saya jalani saja yang penting menghasilkan uang dan halal,” tandasnya mengakhiri.

PENULIS : Nengah Budiarta

EDITOR : Oka Suryawan

- Advertisement -

Sepintas Seperti WNA Mayat Tanpa Identitas, Gegerkan Warga Desa Penuktukan

BULELENG, balipuspanews.com - Penemuan sosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di Pantai Palisan, Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula sekitar pukul 06.00 Wita oleh seorang warga...

Turis Wanita Asal Ukraina Dijambret di Jalan Raya Semer, Pelaku Masih Dikejar Polisi

KUTA UTARA, balipuspanews.com - Usai galungan, jambret kembali beraksi. Kali ini menimpa seorang turis wanita asal Ukraina, berinisial DB. Korban terjatuh dan luka-luka setelah...
Member of
Dewan Pers

Download Balipuspanews
Google Play