Wabup Suiasa disaat menerima Audensi Jack H Giacomo dari Mirah Manor Group di Ruang Rapat Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung, Senin (1/6).
Wabup Suiasa disaat menerima Audensi Jack H Giacomo dari Mirah Manor Group di Ruang Rapat Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung, Senin (1/6).

BADUNG, balipuspanews.com – Potensi Kabupaten Badung kian menarik perhatian negara luar, salah satunya Pemerintah Kota Yangshuo China, yang ingin bekerja sama secara intensif di berbagai aspek.

Hal ini diungkapkan oleh Jack H Giacomo dari Mirah Manor Group yang memiliki jaringan dengan Negara China melalui surat resmi Pemerintah Yangshuo Guilin Guangxi ketika melaksanakan audiensi dengan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bertempat di Ruang Rapat Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung, Senin (1/6).

Turut serta mendampingi Wabup Suiasa diantaranya Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat I Gede Wijaya, Kadisparda Made Badra, Kadiskes dr. I Nyoman Gunarta, Kadiskominfo IGN Jaya Saputra dan Kabag Pemerintahan Dewa Gede Sudirawan

Dalam kesempatan tersebut Jack Giacomo menyampaikan bahwa dalam rangka memperingati 70 tahun hubungan diplomatik China dan Indonesia yaitu dari tahun 1950 sampai dengan tahun 2020, Pemerintah Yangshuo Guilin Guangxi China mengundang Pemerintah Kabupaten Badung untuk bekerjasama membentuk sister city yang dapat mempererat persahabatan dalam hubungan bilateral antar kedua pemerintah yang saling menguntungkan dengan memperkuat kerjasama di bidang ekonomi perdagangan dan pariwisata dengan brand “Bali Yangshuo ASEAN Tourism Year”.

Sementara itu Wabup Suiasa mengatakan sangat mengapresiasi dan menyambut baik apa yang disampaikan oleh Jack H Giacomo dari Mirah Manor Group. Dimana dikatakan akan ada dua manfaat dari hubungan kerja sama ini.

Pertama, akan adanya peningkatan kunjungan wisatawan dari Yangshuo ke Badung. Kedua, adanya kerja sama saling menguntungkan antara Badung dan Yangshuo dalam banyak aspek.

“Ini kesempatan kita untuk mengenalkan potensi Badung, baik bidang wisata maupun perdagangan kepada mereka,” ujar Suiasa seraya berharap nantinya setelah pandemi Covid-19 ini berlalu, kunjungan wisatawan dari Negara China khususnya dari Yangshuo semakin meningkat.

Di sisi lain Walikota Yangshuo, Zhou Yan melalui surat resminya menyampaikan China dan Indonesia telah menjalin hubungan diplomatik pada tanggal 13 April 1950 dimana tahun 2020 menandai peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara China dan Indonesia tersebut.

Dalam rangka lebih mengkonsolidasikan hubungan persahabatan dan kerjasama antar kedua negara dan juga untuk mempromosikan pertukaran bilateral serta kerjasama di bidang ekonomi, perdagangan, pariwisata, pendidikan kepemudaan, ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Dengan ini kami ingin mengundang Kabupaten Badung dan Kota Yangshuo untuk mempererat sebuah hubungan persahabatan antar kota, membangun sebuah hubungan timbal balik saling menguntungkan dan kooperatif antara industri pariwisata dan kebudayaan dan bersama-sama membangun merk Bali Yangshuo ASEAN Tourism Year (plan),” ujarnya secara tertulis.

penulis/editor : Cita/Putu Artayasa