lokasi yang akan dibangun jembatan

NEGARA, balipuspanews.com- Warga banjar Petapan Kaja, desa Pergung dengan banjar Rangdu, desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo tidak lama lagi akan lebih mudah untuk mengangkut hasil kebun atau bepergian tanpa harus menyebrangi sunagi atau meutar melalui jalan yang lebih jauh.

Sebab, tidak lama lagi jembatan sepanjang 25 meter dengan lebar 4 meter akan dibangun Pemkab Jembrana.

Kepastian segera dibangunnya jembatan penghubung kedua Desa tersebut disampaikan  Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat  melakukan pemantauan sekaligus melakukan pertemuan dengan warga masyarakat di kedua desa Senin (20/1) disalah satu rumah warga yang lokasinya dekat dengan lokasi Jembatan, banjar Petapan Kaja.

Bersama Kepala Dinas PU I Wayan Darwin dan Camat Mendoyo, I Putu Nova Noviana, Wabup Kembang mengatakan tahun ini akan dimulai pengerjaannya menggunakan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi dengan nilai Rp 2 miliar.

“Jembatan yang akan kita bangun  ini, menghubungkan dua desa, antara lain desa Pergung dan Desa Pohsanten. Sebelumnya kita sudah koordinasikan ke Pemprov Bali, dan sudah dianggarkan melalui dana BKK, ”ujarnya.

Wabup Kembang juga mengatakan, jembatan itu akan rampung tahun ini juga.

“Kita harapkan proyek ini nanti pengerjaannya tepat waktu dan juga kualitas fisiknya terjamin, sehingga bisa bertahan lama,”harapnya.

Kepada masyarakat Wabup Kembang berharap dengan dibangunnya jembatan ini nanti, akan meningkatkan  konektivitas antar desa sekaligus mengembangkan daya dukung ekonomi warga sekitar.

Sementara itu, Ngurah  Ardana  salah satu warga  Pasatan, menyambut gembira rencana pemkab Jembrana  membangun jembatan . Kehadiran jembatan itu , dirasanya penting  sebagai sarana transportasi warga .

Mengingat sebelumnya warga harus memutar jauh jika ingin menuju desa tetangga, begitu sebaliknya.

“ Jalan lokasi jembatan ini seperti short cut , biasa dilintasi warga untuk mempercepat menuju petapan kaja dan sebaliknya. Cuma hambatannya dimusim penghujan, air tinggi sehingga tdak mungkin dilewati. Jadi vital sekali kalau nanti jembatan selesai dibangun , “ ujarnya. (nm/bpn/tim)