Jumat, Juni 21, 2024
BerandaJembranaBanjar Samblong dan Sari Kuning Alami Krisis Air Bersih

Banjar Samblong dan Sari Kuning Alami Krisis Air Bersih

JEMBRANA, balipuspanews.com– Musim kemarau yang masih berlanjut, membuat ratusan KK warga banjar Samblong dan Sari Kuning, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana mengalami krisis air bersih. Sumber air yang biasanya menjadi pemasok air bersih mengering sehingga air tidak bisa lagi dinikmati.

Di wilayah Banjar Samblong terdapat 100 KK yang terdampak krisis air bersih. Sementara di Banjar Sari Kuning dari 1000 KK ada 150 KK yang terdampak krisis air bersih ada warga yg masih punya sumur.

Krisis air ini terjadi sidah lebih dari 2 minggu atau hampir sebulan belakangan. Selama ini warga untuk mandi dan mencuci memanfaatkan air dari sungai terdekat walau airnya sudah berubah warna agak hijau dan berbau.

Untuk minum dan masak,warga terpaksa menggali sumber mata air dipinggiran sungai.

Bendesa Desa Adat Taman Sari banjar Sari Kuning, I Komang Wirata Putra menyampaikan, akibat bencana kekeringan di Banjar Adat Taman Sari dari 1000 KK yang mengalami krisis air adalah warga Banjar Sari Kuning bagian selatan dan
Sombang Kembang Sari juga kekeringan.

BACA :  Wujudkan Indonesia Emas 2045, dr. Sumarjati Arjoso: Optimalkan pelaksanaan permasalahan kependudukan

“Dari jumlah KK tersebut ada 25 persen yang mengalami krisis air bersih kurang lebih selama dua minggu,” ujarnya.

Selama warga mendapat air dari air pegunungan yang dikelola oleh desa dinas dan ada juga bantuan sumur bor dari pemerintah daerah. Karena kekurangan air dan memang biasa keseharian kekurangan air masyarakat banyak yang mencari alternatif di sungai dan menggali di sumber mata air.

“Untuk MCK lebih banyak ke sungai. Namun untuk air minum yang sangat riskan sekali, jadi kami sangat memohon bantuan air bersih”ujarnya.

Harapan itu direspon Polres Jembrana dengan menyalurkan air menggunakan mobil water canon ke bak penampungan air milik warga dan ember,serta alat tampung air lainnya yang telah disiapkan warga di depan rumah mereka Sabtu (28/10/2023).

Kasat Samapta Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta mengatakan penyaluran air bersih kepada masyarakat yang berada di dua banjar di Desa Tukadaya totalnya 1.200 liter yang akan digunakan kurang lebih 150 KK.

“Kami himbau kepada warga yang terdampak krisis air bersih, jangan segan-segan meminta air bersih ke Polres melalui aparat desa atau Babinkamtibmas, dan kami dari siap membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih,”ungkapnya.

BACA :  Taman Penasar “Ceraken” Duta Denpasar Sukses Tampil Memukau di Ajang PKB XLVI

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular