Banjir Badang, Rumah Terendam Lumpur, Babi serta Sepeda Motor Hanyut

Sejumlah motor hanyut

Amlapura, balipusanews.com – Banjir setinggi sekitar empat meter menerjang perkampungan warga di barat Pasar Tukad Ling, Desa Tianyar Tengah, Kubu, sebanyak 20 KK rumah warga terendam lumpur dan pasir, sepeda motor, babi serta mobil ikutan diseret banjir.

“Mobil saya sudah mengambang, motor saya hanyut,” kata I Nyoman Mangku Sudarmana 46, salah satu rumahnya yang paling parah diterjang banjir badang.

Saat itu dia bersama istrinya naik ke pohon Mangga yang ada di pekarangan rumahnya. Dia melihat air bah terus menggerus rumah rumah warga. Atas kejadian ini Darmana mengaku menderita kerugian sekitar 200 juta. selaian itu uang Rp 2 juta juga hanyut.

Selain itu, tembok penyengker rumahnya sepanjang 200 meter amblas, serta 10 ekor babi juga hanyut ke laut.

Sementara rumah warga lainya yang jadi korban adalah rumah I Tawi, kandang babi, ayam dan sanggah miliknya rusak diterjang banjir. Selaian itu Warung milik Made Putu juga hanyut beserta barang daganganya. Akibatnya warung berukuran 4 kali 6 meter tersebut habis dan barang dagangan berupa beras dan palen palen hanyut terbawa banjir.

“Kerugian sekitar 25 juta, warung saya hanyut,” katanya.

Camat Kubu, I Made Suartana, mengatakan, sedikitnya 20 warga di aliran Tukad ling terdampak banjir bandang tersebut, namun tak ada yang sampai harus mengungsi. Menurut dia, banjir bandang terjadi di semua sungai kering mulai dari Tianyar Timur sampai Tianyar Barat.

Dampak dari cuaca ekstrem itu sudah dikoordinasikan dengan para perbekel yang diharapkan dapat melakukan penanganan secara gotong-royong. Sedangkan untuk kerusakan-kerusakan parah utamanya pada fasilitas umum, sudah dilaporkan ke Dinas PU.

Redaksi | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik | Privacy Policy | Copyright | About Us
Member of
Exit mobile version