Banjir di Ibukota Kepung Wilayah Pemukiman dan Tutup Akses Tol

Kemacetan di ruas Tol Jalan TB. Simatupang, Jakarta Selatan yang terpantau Sabtu (20/2/2021) pagi. (Foto : Tangkapan Layar Media Sosial)
Kemacetan di ruas Tol Jalan TB. Simatupang, Jakarta Selatan yang terpantau Sabtu (20/2/2021) pagi. (Foto : Tangkapan Layar Media Sosial)

JAKARTA, balipuspanews.com – Hujan lebat yang mengguyur Jakarta selama tiga hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah titik di DKI Jakarta. Tidak hanya di wilayah pemukiman, banjir juga menutup akses jalan tol di wilayah yang menjadi Ibukota Negara itu.

Pemandangan itu terlihat di ruas Tol TB Simatupang yang terhubung dengan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR). Berdasarkan ciutan di sertai sejumlah foto dan video sejumlah netizen dlam akun media sosialnya yang diposting hari ini, Sabtu (20/2/2021).

Cuitan warganet di twitter “@coldthem”. Waterboom terbaru di jaksel alias Banjir di Tol TB Simatupang depan RSUD Pasar Minggu. semoga cepat surut dan lekas membaik, tetap jaga keselamatan dan selalu hati-hati dalam berkendara.

Warganet lainnya juga menyampaikan serupa “Budi Prasetyo@bpcola” Banjir tol jorr tb simatupang terjadi laut coklat. Warganet lainya “@asumsico” Kabar terbaru: Ruas tol TB Simatupang pada Sabtu (20/2/2021) terendam banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi di DKI Jakarta.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana DKI Jakarta mengingatkan potensi hujan ekstrem di wilayah Jakarta hingga besok, 21 Februari 2021.

“Berdasarkan prediksi Sadewa-LAPAN, menunjukkan terjadinya curah hujan ekstrem dini hari berpotensi terulang di kawasan Jabodetabek,” demikian pengumuman yang disampaikan BPBD melalui akun twitternya, Sabtu (20/2/2021).

Dilaporkan juga, Tinggi Muka Air (TMA) di sejumlah pintu air dengan status beragam.

Pintu air yang hingga pukul 06.00 WIB berstatus siaga 1 atau awas adalah Karet (640 cm), Angke Hulu (350 cm), Sunter Hulu (300 cm).

Sedangkan berstatus siaga 2 atau siaga terjadi di Manggarai (875 cm) dan Pasar Ikan (202 cm).

Berstatus waspada atau siaga 3 ada di Pesanggrahan (190 cm), dan Cipinang Hulu (170 cm).

Status siaga 4 atau normal terjadi di Katulampa (70 cm), Depok (165 cm), Krukut Hulu ( 140 cm), Waduk Pluit (155 cm), dan Pulo Gadung (470 cm).

Penulis : Hardianto

Editor : Oka Suryawan