Singaraja, balipuspanews.com – Pemasangan t-banner dan sejumlah umbul-umbul pada pagar pengaman pejalan kaki jelang acara tahunan Buleleng Festival (Bulfest) ke – VI tahun 2018, menjadi sorotan masyarakat.

Tak pelak, pemasangan sejumlah umbul-umbul pada pagar pengaman itupun memantik pertanyan dari warga Buleleng.

“Katanya, pagar itu (pengaman pejalan kaki) tidak boleh dipasangi spanduk, sekarang kok malah dipasangi umbul-umbul? Itu, ada tulisan larangan,” ujar warga enggan disebut namanya.

Pantauan di lokasi, banner dan umbul-umbul dengan design Buleleng Festival 2018, memang terlihat terpasang di pagar pengaman jalan di depan Gedung Sasana Budaya, Selasa (31/7).

Pun demikian, umbul-umbul terikat kawat pada pagar zona pejalan kaki di depan patung gajah posisinya berada di sebelah utara Catus Pata, Singaraja. Meski, pada pagar pengaman jalan di depan patung gajah itu terpampang himbauan dari pemerintah bertuliskan ‘DILARANG MEMASANG SPANDUK DISINI’ sebagai bentuk peringatan larangan kepada siapapun agar tidak memasang spanduk di pagar tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Dushub) Buleleng, Gede Gunawan AP selaku penanggungjawab pagar pengaman pejalan kaki saat  dikonfirmasi melalui telepon seluler, tak menampik adanya pemasangan umbul-umbul dan banner dilakukan serangkaian perhelatan Bulfest.

Sejatinya, sebut Kadis Gunawan, pemasangan umbul-umbul dan banner itu bukanlah kejadian janggal, lantaran pemasangan dilakukan oleh panitia Bulfest, berdasarkan permakluman pihak Dishub Buleleng.

“Memang, sebelumnya itu kan ruas jalan umum biasanya dilalui kendaraan, namun sekarang kan sudah ditutup (dialihkan). Ya, pemasangan umbul-umbul dan banner Bulfest sudah seijin kami (Dishub Buleleng), dan tempat itu merupakan areal Bulfest. Maka, kami keluarkan peraturan pemerintah, diskresi namanya,” ungkap Kadis Gunawan, Selasa (31/7) malam.

Menurutnya, diskresi terkait pemasangan umbul-umbul dan banner di pagar pejalan kaki, hanya berlaku selama pelaksanaan Bulfest, 2-6 Agustus mendatang.

“Sebenarnya, memang tidak boleh ada pemasangan umbul-umbul di pagar pengaman pejalan kaki, sama juga seperti pedagang sebenarnya tidak boleh berjualan di badan jalan ataupun mendirikan panggung pentas menghalangi jalan. Tapi, berkenaan dengan Bulfest itulah kami keluarkan diskresi, sama halnya dengan acara Denfest (Denpasar Festival), catus pata pun dihiasi selama pelaksanaan acara. Sebenarnya, kan tidak boleh. Ya, diskresi diberlakukan hanya selama pelaksanaan Bulfest,” tutupnya.