Jumat, Oktober 30, 2020
Beranda Bali Denpasar Bantuan BSU Diduga Tak Tepat Sasaran, Ratusan Warga Kabupaten Karangasem Datangi Dewan...

Bantuan BSU Diduga Tak Tepat Sasaran, Ratusan Warga Kabupaten Karangasem Datangi Dewan Bali

DENPASAR, balipuspanews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali pada hari ini, Jumat (14/8/2020), kedatangan ratusan warga dari Kabupaten Karangasem.

Kedatangan warga Karangasem itu bertujuan untuk menyampaikan aspirasi terkait Bantuan Stimulus Usaha (BSU) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang penyalurannya dinilai ada yang janggal.

Ratusan warga tersebut diterima langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi di wantilan Gedung DPRD.

Koordinasi penyampaian aspirasi, I Gusti Putu Darma Putra menyampaikan kedatangan warga ini mengadukan terkait penyaluran BSU yang dirasa tidak tepat sasaran.

Pihaknya membeberkan fakta yang diperoleh di lapangan, dimana, warga yang telah memenuhi syarat pengajuan tidak mendapat bantuan. Sedangkan, ada warga yang tidak mengajukan, justru menerima bantuan.

“Yang kami permasalahkan kan, ada yang harus berhak mendapatkan (BSU), tidak mendapatkan. Banyak juga saudara-saudara kita disuruh mengikuti persyaratan yang lengkap atas rekomendasi dari kelihan dinas/dusun, dan mereka tidak mendapatkan,” terang Dharma Putra.

Untuk memperkuat pengaduannya, pihaknya menyetorkan data ribuan warga yang telah memenuhi syarat pengajuan BSU, namun belum mendapat bantuan. Nama-nama tersebut merupakan warga dari Kecamatan Karangasem, Abang dan Kubu.

“Itu satu dusun di Munti Gunung ada seribu (warga) yang mengajukan. Itu baru satu dusun, dusun lain ada yang dapat banyak, itu yang jadi permasalahan,” jelasnya.

Menurutnya, hal itu diduga lantaran data yang disetor oleh Dinas Koperasi tingkat kabupaten, tidak sinkron dengan data Dinas Koperasi tingkat provinsi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kresna Budi yang saat itu didampingi anggota Komisi II, I Kade Darma Susila, mengucap terima kasih atas informasi yang diberikan masyarakat Karangasem. Dia menyayangkan ada dugaan oknum Pegawai Negeri Sipil yang menerima bantuan sosial.

“Ada satu desa (dapat bantuan sosial) ratusan orang, ada satu dusun cuma dua orang. Rasanya timpang. Apalagi, kita tahu, yang paling banyak bergerak di bidang pariwisata adalah Karangasem dan Singaraja. Terutama Karangasem yang paling banyak,” katanya.

Terkait data yang dijadikan acuan pencairan bantuan, Kresna Budi mengatakan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali telah menyalurkan anggaran sesuai data yang diajukan jajaran di kabupaten. Sedangkan di tingkat kabupaten mengatakan, verifikasi data dilakukan Dinas Koperasi tingkat provinsi.

Lebih lanjut pihaknya menegaskan akan segera bergerak. Setelah tanggal 31 Agustus, dia akan mencari lebih banyak informasi dengan cara mempertemukan Dinas Koperasi dan UMKM tingkat provinsi bersama tingkat kabupaten.

Sekaligus, Kresna Budi juga berharap persoalan ini diatensi oleh Gubernur Bali, Wayan Koster.

“Di masa ini (pandemi), saya tidak ingin besar-besarkan masalah. Tapi kalau kita pingin Pak Gubernur segera menyelesaikan itu. Kita sama-sama tahu deh, tapi bagaimana menyelesaikan masalah ini dengan adem,” kata dia.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Provinsi Bali, I Kade Darma Susila menambahkan, bahwa data yang diberikan masyarakat tersebut belum bisa dipastikan benar atau tidak. Untuk mengetahui lebih lanjut, pihaknya akan membentuk semacam tim guna melakukan verifikasi.

“Nanti kita buatkan semacam tim lah di komisi untuk memantau sampai ke bawah,” imbuhnya.

Penulis : Ni Kadek Rika Riyanti

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Bayi Yang Dibuang, Lahir Di Kamar Mandi

NEGARA,balipuspanews.com- Kedua orang tua bayi perempun yang dibuang di bale bengong panti asuhan Giri Asih, Melaya, sudah diamankan polisi. Dari keterangan sementara, bayi hasil hubungan...

Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur Di Buleleng, Polisi Tetapkan 10 Orang Tersangka

BULELENG, balipuspanews.com - Proses pengungkapan kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang terjadi pada Minggu (11/10/2020) dan Senin (12/10/2020) di lima tempat berbeda akhirnya...
Member of