Ni Ketut Puspa Kumari Kadis Sosial Karangasem. Foto Suhartawan balipuspanews.com

KARANGASEM, balipuspanews.com – Dinas Sosial Kabupaten Karangasem melalui sejumlah program yang diglontorkan pemerintah pusat terus berupaya untuk menekan jumlah gepeng di Kabupaten Karangasem.

Selain program bantuan 50 unit rumah layak huni untuk 50 KK pada tahun 2018, kini ditahun 2019 pemerintah kembali menelorkan program baru yaitu program usaha kemandirian yang menyasar warga binaan sosial di Dusun Muntigunung, Kubu, Karangasem.

sewa motor matic murah dibali

Seperti yang dijelaskan Kepala Dinas Sosial Karangasem, Ni Ketut Puspa Kumari ketika ditemui balipuspanews.com Senin (20/05/2019), menyebutkan,  bahwa program tersebut adalah lanjutan dari program 50 rumah layak huni. Dengan diberikannya bantuan usaha kemandirian itu, diharapkan warga binaan yang tinggal di 50 rumah gratis tersebut mampu menghasilkan produk kerajinan yang bernilai ekonomis.

” Nantinya setelah warga binaan ini diberikan pembinaan harapan kita agar mampu memproduksi serta ada pemasaran dan lainnya,” kata Puspa Kumari.

Dengan demikian, warga binaan yang diberikan bantuan usaha ini juga diharapkan bisa membuka lapangan pekerjaan bagi warga lainnya sehingga kedepan jumlah gelandangan dan pengemis bisa berkurang sedikit demi sedikit.

Disamping program bantuan usaha, Pusat Kesejahteraan Sosial atau disingkat Puskesos juga akan membangun wantilan ditahun 2019 ini dengan harpan wantilan ini nantinya bisa dipakai untuk acara pertemuan maupun tempat usaha lainnya.

Untuk data gelandangan yang dimiliki Dinas Sosial sampai akhir tahun 2018 berjumlah sekitar 285 jiwa. Namun jumlah tersebut diakatakan Puspa Kumari, sudah berkurang dengan adanya berbagai program tersebut. Dirinya menyebut sampai Bulan Mei 2019 ini diperkirakan jumlah Gepeng sudah dibawah anggka 200 jiwa. ( igs)

Tinggalkan Komentar...