Rabu, Oktober 21, 2020
Beranda Bali Denpasar Banyak Aset Terbengkelai, Dewan Usulkan Revisi Perda Aset

Banyak Aset Terbengkelai, Dewan Usulkan Revisi Perda Aset

Denpasar, balipuspanews.com – Hingga saat ini, tak sedikit aset daerah milik Pemprov Bali yang tak terurus dengan baik. Bahkan beberapa kali DPRD Provinsi Bali membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna menelusuri aset-aset yang bermasalah, namun hasilnya belum memuaskan.

Saat ini, meski tak lagi membentuk Pansus seperti sebelumnya, namun DPRD Provinsi Bali tetap memberikan perhatian khusus terhadap seluruh aset daerah, terutama yang masih bermasalah dan yang terbengkelai. Hal ini dibenarkan Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bali Ketut Tama Tenaya, saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, di Denpasar, Senin (8/5).

Dari hasil pantauannya di lapangan, beberapa aset di lokasi strategis di dalam kota pun saat ini banyak yang tidak terurus. Ia pun mencontohkan aset eks Perpustakaan di Jalan Teuku Umar Denpasar, eks Balai Latihan Kerja (BLK) di Jalan Imam Bonjol Denpasar. Bahkan khusus BLK, selain sudah ditumbuhi rumput liar setinggi lutut, juga sudah dijadikan tempat parkir masyarakat umum.

“Nilai aset tersebut sangat tinggi, apalagi di tempat strategis dan di pusat kota. Sayang sekali jika itu tidak diurus. Kita ingin, tidak boleh ada aset yang dihuni hantu apalagi ‘dimakan hantu’, itu bahaya. Aset Pemprov bisa lenyap,” tuturnya.

Ia menambahkan, di tengah kemajuan pariwisata Bali saat ini, semestinya eks BLK dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan maksimal. Tama Tenaya berkeyakinan, jika aset tersebut dikelola, maka bisa menghasilkan uang sehingga memberikan kontribusi bagi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Kita dorong seperti itu. Sayangnya, aset yang sebelumnya dijadikan tempat pelatihan kerja oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali itu sampai saat ini statusnya masih belum jelas,” beber politisi PDIP asal Tanjung Benoa itu.

Ia pun berharap, semua aset Pemprov Bali tersebut statusnya harus diperjelas ke depan. Bukan itu saja, aset-aset yang ada juga harus dirawat, ditata dan dimanfaatkan dengan baik sehingga berkontribusi bagi daerah.

Selain mendorong pengelolaan aset secara maksimal, Tama Tenaya menyebut, Perda Aset yang ada saat ini sudah yang tak lagi sesuai dengan perkembangan saat ini. Karena itu, menurut dia, sudah saatnya Perda Aset direvisi.

“Perda Aset ini harus segera direvisi. Paling tidak, di dalanya diatur mengenai besaran sewa aset yang disesuaikan dengan perkembangan saat ini. Dan untuk sementara stop penyewaan aset. Revisi dulu Perda yang ada,” ujarnya.

Tama Tenaya menambahkan, saat ini banyak aset yang disewa murah. Padahal, rata-rata aset tersebut berada di kawasan strategis, dan sudah selayaknya diberikan harga sewa yang disesuaikan dengan kondisi saat ini. “Ini pentingnya merevisi Perda yang ada saat ini. Sehingga aset-aset kita dapat berkontribusi maksimal bagi PAD,” pungkasnya.

- Advertisement -

Kakek Gantung Diri di Gubuk Ditemukan Oleh Cucunya

ABIANSEMAL, balipuspanews.com -Seorang cucu, Putu Darmiati, 23, tidak menyangka menemukan kakeknya, Ketut Sumerta, 65, tewas gantung diri di gubuk sawah di Pondok Subak Munduk...

Kasus Dugaan Pemerkosaan Pelajar, Diduga Terjadi di Lima Tempat Berbeda Oleh 10 Pelaku

BULELENG, balipuspanews.com - Penyelidikan terhadap kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur terus berlanjut. Kasus yang korbannya dibawah umur ini dari hasil penyelidikan sementara...
Member of