Selasa, Juni 2, 2020
Beranda Bali Klungkung Batal Ikut Ujian,  Tiga Siswa Terserang  DB di Klungkung

Batal Ikut Ujian,  Tiga Siswa Terserang  DB di Klungkung

SEMARAPURA, balipuspanews.com-Wabah demam berdarah, membuat tiga siswa di Klungkung harus absen saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sejak ujian digelar tingkat SMP di Klungkung pada Senin (22/4)lalu digelar.

Ketiganya dengan terpaksa harus istirahat total di tempatnya dirawat opname di RSUD Klungkung. Mereka harus mengikuti ujian susulan nanti sekitar bulan Mei yang akan datang.

Siswa yang tidak dapat mengikuti UNBK hari pertama itu adalah Putu Cindy Ayunda Sari,  yang tercatat sebagai siswa SMP N 1 Semarapura. Siswi tersebut sudah dirawat di RSUD Klungkung sejak Sabtu (20/4), karena terjangkit demam berdarah.

Bahkan ada satu siswa lagi di SMP 1 Semarpaura yang juga yang nyaris tidak dapat ikut UNBK, karena drop akibat DB. Beruntung kondisinya kian membaik, hingga akhirnya dapat mengikuti ujian

” Awalnya orang tua siswa yang bersangkutan, menyampaikan kepada kami anaknya masih di RS paginya. Siangnya ternyata sudah diizinkan pulang karena kondisinya sudah membaik, sehingga bisa ikut UNBK,” ujar Kepala SMPN 1 Semarapura, Nyoman Karyawan Rabu(24/4/2019)

Sementara, dua siswa lainnya yang tidak bisa mengikuti UNBK yakni siswa di SMP N 2 Semarapura. Mereka juga tidak bisa mengikuti ujian nasional, juga karena terjangkit DB dan harus dirawat di RS.

” Nanti semua yang tidak dapat mengikuti UNBK, akan mengikuti ujian susulan pada Mei 2019 medatang. Walau demikian, secara umum  pelaksanaan UNBK  SMP ini berjalan aman dan lancar,” jelas Sekretaris Dinas Pendidikan Klungkung, Ketut Sujana

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Klungkung , UNBK tingkat SMP tahun ini diikuti sebanyak 9 dari 24 sekolah.  Ada penambahan sekolah yang ikut UNBK, yakni SMPN 4 Banjarangkan. Sedangkan 8 SMP yang sudah UNBK sejak tahun lalu yakni SMP Negeri 1 Banjarangkan, SMP Negeri 2 Banjarangkan, SMP Negeri 1 Semarapura, SMP Negeri 2 Semarapura, MTs Hasanudin Semarapura, SMP Negeri 1 Dawan, SMP Negeri 1 Nusa Penida, dan SMP Negeri 2 Nusa Penida.

Sementara,  15 sekolah lainnya menggelar ujian secara manual menggunakanan lembar soal dan jawaban. Keendala yang dihadapi sekolah, yang tidak bisa ikut UNBK karena keterbatasan komputer di sekolah. Jumlah siswa yang mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun ini sebanyak 3.125 siswa dari 24 SMP di Klungkung.(Roni/bpn/tim)

Most Popular

Motif Tewasnya Seorang Janda Akhirnya Terkuak, Diduga Terlibat Kejahatan Lalu Nekat Gantung Diri

DENPASAR, balipuspanews.com - Teka-teki kematian ibu rumah tangga Ni Luh Sustra Dewi (35), pada Minggu (32/5/2020) sore, dengan cara tidak wajar yakni gantung diri,...

Tiga Pekan Bakumham Golkar Dibuka, Mayoritas Warga Keluhkan Soal BLT

DENPASAR, balipuspanews.com - Tiga pekan Batuan Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (Bakumham) Partai dibuka dimanfaatkan sejumlah warga untuk menyampaikan keluhan. Mayoritas laporan warga...

Sempat Beberapa Hari Nihil Corona, Enam PMI Asal Bangli Kembali Positif Covid -19

BANGLI, balipuspanews.com – Kabupaten Bangli sempat beberapa hari nihil pasien corona. Trend positif itu tidak bisa dipertahankan setelah ada enam warga kabupaten berhawa sejuk...

Hujan Deras Selama 5 Jam, Sejumlah Titik di Kawasan Kuta Terendam Banjir

KUTA, balipuspanews.com - Hujan deras disertai petir yang mengguyur sejak 5 jam lamanya, pada Minggu (32/5/2020) sekitar pukul 22.00 Wita, merendam sejumlah titik di...

Recent Comments