Terdakwa di Pengadilan Negeri Denpasar
sewa motor matic murah dibali

Denpasar, balipuspanews.com – Ada kepemilikan shabu dengan berat mencapai di atas 1 gram dapat putusan ringan oleh hakim. Bahkan tidak dintahun 2018 ini, hakim di PN Denpasar telah menelorkan empat kali putusan rehabilitasi bagi terdakwa dengan kasus Narkotika.

Namun beda halnya yang harus diterima oleh terdakwa Amarudin (40) dengan kepemilikan 0,56 gram shabu, diputus hakim pidana penjara selama 4 tahun.

Putusan yang dibacakan Hakim Ketua IGN Putra Atmaja itu diketok palu Kamis (6/9) sore di Pengadilan Negeri Denpasar. Setidaknya putusan hakim lebih ringan dua tahun dari tuntutan Jaksa I Ketut Sujaya.

Baca Juga: 

Ini Dia Spesialis Jambret Ibu-ibu Diganjar 20 Bulan

“Menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 4 tahun,” demikian amar putusan hakim.

Tidak hanya itu, terdakwa yang
dinilai melanggar Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, juga dikenakan pidana denda Rp 800 juta subsider 3 bulan penjara.

Dalam surat tuntutannya, JPU juga memaparkan beberapa fakta persidangan. Diantara terkait penangkapan terdakwa. Terdakwa ditangkap pada tanggal 3 April 2018 silam di rumah di Jalan Gunung Agung, Denpasar.

Sebelum ditangkap, terdakwa terlebih dahulu memesan sabu dari orang yang bernama Koming. Setelah mengambil barang dari Koming, yaitu di Jembrana, terdakwa lalu pulang ke rumahnya dan langsung mengkonsumsi shabu.

Sedangkan sisanya, oleh terdakwa dikemas kembali dalam enam paket. Dari penangkapan terdakwa polisi berhasil mengamankan barang bukti sebanyak enam paket yang setelah ditimbang beratnya adalah 0,56 gram. (jr/bpn/tim)

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here