Terdakwa Ryan Scott Williams di pengadilan Denpasar.
Terdakwa Ryan Scott Williams di pengadilan Denpasar.
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, balipuspanews.com- Upaya Pengacara kondang spesialis Rehab, Edward Pangkahila, S.H., untuk menggiring kliennya Ryan Scott Williams bisa vonis Rehab. Ternyata Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Denpasar menjatuhkan hukuman jauh dari perkiraan.

Pada sidang Kamis (15/8) tepatnya di ruang Cakra, Majelia Hakim pimpinan Bambang Eka Putra,S.H., MH., mengganjar hukuman kepada terdakwa selama 5 tahun pidana penjara.

Putusan Hakim setidaknya “menampar” tuntutan Jaksa Agung Teja dari Kejari Badung yang memgajukan pasal “Karet” dengan hukuman 1 tahun 3 bulan (15 bulan).

“Mengadili terdakwa bersalah tanpa hak melawan hukum menyediakan dan memiliki narkotika jenis kokain berat total 38,82 gram. Menjatuhkan hukuman selama 5 tahun penjara,” ketok palu Hakim Bambang.

Menanggapi putusan hakim yang sangat di luar dugaan, pria berusia 45 tahun kelahiran Sydney 16 April 1974 melalui penasehat hukumnya memyatakan akan melakukan banding. Sementara pihak JPU I Wayan Sutarta, S.H., yang diwakili Agung Teja masih bisa mengucapkan pikir-pikir.

Terdakwa yang tidak di tahan lantaran mengalami cidera kaki, ini sebagaimana disebutkan dlaam dakwaan bahwa pemilik nomor paspor PA6930832, itu ditangkap di villa yang ditempatinya di Jalan Pengubengan Kauh, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung pada 12 Maret 2019 pukul 22.00 wita.

Dalam penggledahan ditemukan di ruang ganti berupa dua buah piring kaca bening yang berisi serbuk warna putih. Diduga mengandung sediaan narkotika jenis kokain, dengan berat masing-masing 14,02 gram netto dan 24,70 gram netto.

Petugas juga menemukan 5 paket plastik klip bening berisi serbuk warna putih mengandung sediaan narkotik jenis kokain. Berat keseluruhan 4,38 gram netto. (jr/bpn/tim)