Selasa, Juli 16, 2024
BerandaGianyarBawa Barang Sakral, Ratusan Warga Desa Guwang Kembali Datangi PN Gianyar

Bawa Barang Sakral, Ratusan Warga Desa Guwang Kembali Datangi PN Gianyar

GIANYAR, balipuspanews.com – Ratusan warga Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar, kembali mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Gianyar, Senin (15/11/2021) siang.

Kedatangan ratusan warga ini untuk memberikan support moril kepada prajuru Desa yang kini tengah menjalani proses persidangan terkait kasus gugatan tanah desa yang sempat dilayangkan oleh salah seorang warga asal Desa Celuk Sukawati I Ketut Gede Darma.

Namun dalam hadirnya ratusan warga Desa Guwang kali ini, warga juga membawa barang bukti berupa barang sakral yakni awig-awig dan barang bukti sakral lainnya sebagai bukti bahwa tanah yang saat ini terbangun SD, Pasar Desa, Kantor Desa, dan bangunan lainnya sudah dikuasai oleh Desa Adat Guwang sejak puluhan tahun lalu.

Pantauan di PN Gianyar, krama Guwang yang terdiri dari pemuda dan orang tua tumpah ruah ke Pengadilan Negeri Gianyar.

Namun karena pintu masuk pengadilan ditutup untuk menghindari kerumunan massa di halaman pengadilan, mereka yang tidak bisa masuk pun berkumpul di jalan raya depan pengadilan. Merekapun menunggu sambil konser musik dan berorasi.

BACA :  Di Forum Muhammadiyah, LaNyalla Ajak Hadapi Bersama Tantangan ke Depan yang Lebih Berat

Konser musik yang dilakukan di atas kendaraan doble kabin tersebut pun mengundang perhatian banyak warga, terutama para penunggu pasien di RSUD Sanjiwani Gianyar yang berada di barat Pengadilan Negeri Gianyar.

Meskipun mengambil tempat di jalanan, namun keberadaan massa adat ini tidak menyebabkan kemacetan. Sebab, mereka tertib hanya mengambil sebagian badan jalan, sehingga kendaraan masih bisa berlalu-lalang dengan lancar.

Terlebih, dalam mengantisipasi kemacetan, telah ada Satlantas Polres Gianyar yang dipimpin langsung Kasatlantas Polres Gianyar, AKP Ni Putu Nila Indrayani untuk mengatur lalu lintas.

Bendesa Adat Guwang, I Ketut Karben Wardana, mengatakan bahwa dalam persidangan kali ini pihaknya membawa sebanyak 52 buah barang bukti berupa benda sakral.

“Barang bukti yang kami bawa kali ini merupakan benda sakral, itu antara lain awig-awig. Totalnya ada 52 buah barang bukti, kami bawa untuk bukti persidangan,” ujarnya.

Penulis : Catur

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular