sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, balipuspanews.com – Sariasih (34) wanita asal Malang Jawa Timur, terlihat pasrah saat mendengar putusan hakim di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (11/6) terkait perkara kepemilikan sabu berat total 4,57 gram.

Putusan Hakim pimpinan I Gede Ginarsa,SH.MH ini menyatakan terdakwa bersalah dan menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 8 tahun. Terdakwa dikenakan pidana membayar Rp.1 miliar subsider 3 bulan.

“Mengadili terdakwa bersalah memiliki Narkotika jenis sabu seberat 4,57 gram netto, dan menjeratnya dengan Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor.35 Tahun 2009,” terang Hakim di PN Denpasar.

Vonis hakim yang dibacakan di ruang Candra ini, setidaknya lebih ringan lagi 3 tahun dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mia Fida, SH yang menuntut hukuman selama 11 tahun penjara dan pidana denda 1 miliar rupiah subsidair 6 bulan penjara.

Sariasih yang didampingi tim penasehat hukum dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar, menyatakan menerima putusan hakim. Sedangkan JPU yang diwakili Dewa Lanang dari Kejari Denpasar menyatakan pikir-pikir.

Asal tahu saja, Sariasih yang berkerja sebagai karyawan warung makan ini nekat membeli barang laknat itu seharga Rp1 juta dari seseorang bernama Mas Aan Sumatra untuk dipakai sendiri.

Namun belum sempat menikmati sensasi sabu tersebut, Sariasih malah keburu ditangkap Polisi bertempat di jalan Tukad Badung XXVII, Renon,Denpasar Selatan pada tanggal 4 Desember 2018.

Saat itu, aparat Polisi berhasil mengamankan sepaket plastik klip berisi sabu yang tersimpan dalam bekas bungkusan susu merk indomilk dengan berat bersih mencapai 4,57 gram. (Rls/bpn/tim)