Jumat, Juni 21, 2024
BerandaJembranaBawaslu Ajak Polres Jembrana Bekerjasama Dalam Pengawasan Pemilu 2024

Bawaslu Ajak Polres Jembrana Bekerjasama Dalam Pengawasan Pemilu 2024

JEMBRANA, balipuspanews.com – Untuk mewujudkan Pemilu yang aman, lancar dan adil, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Jembrana tidak bisa sendirian. Mereka harus bekerjasama dengan instansi terkait lainnya termasuk juga dengan kepolisian.

Untuk menjalin kerjasama dengan kepolisian, Selasa (12/9/2023) Bawaslu Jembrana mendatangi Polres Jembrana. Rombongan Bawaslu yang dipimpin Ketuanya I Made Widiastra dengan dua anggotanya Pande Made Ady Mulyawan dan I Gusti Ngurah Agung Bagus Wirahadi diterima Kapolres Jembrana AKBP Dewa Gde Juliana bersama Kasat Reskrim AKP Androyuan Elim dan pejabat Polres lainnya.

Dalam pertemuan itu, Ketua Bawaslu Jembrana I Made Widiastra menyampaikan, saat ini Bawaslu yang baru sudah terbentuk dan dalam pelaksanaan tugasnya, meminta Polres untuk bekerjasama dalam Pemilu 2024.

“Kami mohon kerjasama dalam Pemilu nantinya. Semoga keamanan dapat terjaga, dan kami yakin Polres Jembrana sudah mempersiapkan pengamanan,” ungkapnya.

Dalam hal pengawasan, Bawaslu juga sudah siap melaksanakan pengawasan Pemilu, namun pihaknya juga memohon dukungan dari Kapolres, dalam pengawasan Pemilu, demi mensukseskan Pemilu dan mendapatkan dukungan personil dalam Tim Gakkumdu.

BACA :  Tampil Spektakuler, Bupati Sanjaya Apresiasi Duta Gong Kebyar Wanita Tabanan di Ajang PKB

Anggota Bawaslu Pande Ady Mulyawan, juga memohon bantuan khususnya dalam Penanganan Permasalahan Pemilu. Dengan adanya pimpinan Bawaslu yang baru, tentu akan ada perubahan struktur Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu).

“Dalam waktu dekat, kami akan menerbitkan Struktur Gakkumdu yang lebih lanjut, dan akan kami sampaikan,” ujarnya,

I Gusti Ngurah Agung Bagus Wirahadi, anggota Bawaslu lainya menyampaikan harapan agar bisa berkolaborasi dalam penanganan permasalahan Pemilu dan mensukseskan Pemilu tahun 2024..

Sementara itu, Kapolres Jembrana AKBP Dewa Gde Juliana menyampaikan, bahwa pentingnya tahapan Pemilu dengan pelaksanaan Ops. Mantap Brata,

Kemungkinan Ops. Mantap Brata akan dimajukan dimana saat ini, sedang dilaksanakan rapat Penganggaran Ops Mantap Brata.

“Dalam penanganan Pemilu, kita perlu mencari referensi di wilayah lain agar penanganan masalah lebih mudah. Hal ini terutama berlaku untuk pengawasan di media sosial guna mengantisipasi pelanggaran Pemilu,” jelasnya.

Untuk pencegahan, kata Kapolres sudah ada program dari Kapolri yang disebut Calling sistem, yang akan dilakukan oleh Babinkantibmas di Desa. Anggota diingatkan untuk menjaga netralitas dalam Pemilu dan merencanakan pola pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) berdasarkan indeks kerawanan Pemilu.

BACA :  Pj Bupati dan Pj Gubernur Panen Cabai Bersama, Singgung Soal Penanganan Inflasi

“Upaya antisipasi pelanggaran Pemilu juga termasuk patroli cyber,” ujarnya.

Kapolres juga meminta agar dijadwalkan kegiatan Gakkumdu dengan struktur yang baru, dan pihaknya akan melakukan profiling akun indikasi pelanggaran Pemilu pada media sosial. Pihaknya telah membuat program Sispam (Sistem Pengamanan) Kota dalam Pemilu, dan kami berharap Bawaslu dapat memberikan masukan dalam program ini.

“Jika Bawaslu memiliki kegiatan di kecamatan atau desa terkait indeks kerawanan Pemilu, mohon diinformasikan kepada kami agar kami dapat turun ke masyarakat bersama-sama,” ungkapnya.

Penulis : Anom

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular