Rabu, April 17, 2024
BerandaBulelengBawaslu Buleleng Hentikan Kasus Dugaan Kecurangan di TPS 5 Banjar Bali

Bawaslu Buleleng Hentikan Kasus Dugaan Kecurangan di TPS 5 Banjar Bali

BULELENG, balipuspanews.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) secara resmi menghentikan penelusuran terkait adanya dugaan pencoblosan 40 surat suara di TPS 5 Kelurahan Banjar Bali, Buleleng, pada Rabu (14/2/2024) lalu. Keputusan itu disampaikan langsung Ketua Bawaslu Buleleng Kadek Carna Wirata, pada Jumat (23/2/2024) saat ditemui langsung di Kantor Bawaslu Buleleng.

Carna menerangkan proses penelusuran dugaan pencoblosan 40 surat suara telah dilangsungkan sejak lima hari lalu terhitung dari Jumat (16/2/2024). Proses penelusuran akhirnya dihentikan setelah tim dari internal Bawaslu tidak menemukan terkait dugaan pelanggaran Pemilu.

Adapun dalam proses penanganan dugaan terkait pihaknya mengaku sudah meminta keterangan dari berbagi pihak diantaranya korban berinisial BA dan terduga pelaku KW, bahkan juga sampai ke para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Selain upaya itu, penghentian penelusuran dalam permasalahan ini dilakukan setelah sempat dilakukan penyandingan dokumen perhitungan suara di TPS, mulai dari kehadiran Daftar Pemilih Tetap (DPT), surat suara yang digunakan, hingga perhitungan surat suara yang sah dan tidak sah,” terang dia.

BACA :  Polisi Ungkap Pelaku Tambahan Pencurian di Sejumlah LPD di Karangasem

Namun demikian Carna juga mengaku ada sedikit kendala yang sempat dialami oleh timnya dalam proses penelusuran. Kendala itu berupa waktu berkomunikasi dengan korban yang cukup terbatas. Dimana korban kata Carna beralasan kerja sehingga hal tersebut membuat tim dari Bawaslu tidak punya cukup waktu untuk menggali secara mendalam keterangan dan informasi dari korban.

Kemudian Carna menambahkan hasil yang didapat timnya saat penelusuran yakni korban BA mengaku tidak melihat aksi pencoblosan yang dilangsungkan oleh KW, namun kala itu dirinya menegur KW lantaran berada di dalam TPS yang tidak merupakan kewenangan KW. Sayangnya teguran korban itu malah berbuah pukulan dari KW.

“Petunjuk lain kami tidak punya, karena si pelaku ini mengaku hanya disana saja dan kebetulan saat itu pengawas TPS bersama ketua KPPS sedang berada di luar ruangan, ngopi, karena sedang jam istirahat,” imbuh dia.

Alhasil pihaknya pun menganggap dugaan pencoblosan 40 surat suara itu hanya isu belaka yang berkembang di masyarakat, dan bukan menjadi sebuah informasi. Sebab adanya dugaan terkait tidak bisa dibuktikan sama sekali. Bahkan pihaknya beberapa kali mengaku menerima pertanyaan-pertanyaan mengenai kepastian apakah akan terjadi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 5 Banjar Bali selama proses penelusuran berlangsung.

BACA :  Disnaker Gianyar Gelar Job Fair Dan Bazzar TKM serangkaian HUT Kota Gianyar ke-253

“Kami hanya bisa melakukan yang terbaik untuk penelusuran dugaan itu, tentu memang publik tidak akan puas dengan hasil ini apalagi kita punya keterbatasan dalam proses penelusuran,” tegas dia.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular